Pages

Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan

Ring Kaki Burung dan Pentingnya Sebuah Identitas Bagi Breeder

Sebagian peternak mungkin tidak menyadari arti pentingnya sebuah identitas. Identitas akan memunculkan eksistensi pemiliknya. Ketika sudah eksis maka konsekwensinya pelanggan akan berdatangan membeli produkan sang peternak. Apalagi jika produkan dari peternak tersebut bisa tampil menjadi juara. Tentunya ini membawa kebanggan tersendiri bagi sang peternak.

Identitas farm lekat dengan nama farm. Ya di jaman now ini banyak farm baik berupa perusahaan atau perorangan sudah memiliki logo yang bagus. Namum. Banyak juga farm yang masih tidak mempunyai ring kaki burung.

Ring kaki burung adalah cara mudah memperkenalkan farm kita ke khalayak. Kita tidak perlu koar koar di sosmed bahwa ternakan kita joss top markotop. Cukuplah produkan kita berprestasi maka orang akan menanyakan. "ring yang dipakai ring apa?" kira-kira begitulah.

Lalu bagaimana ring baik itu? Ini sih pandangan pribadi penulis ya. Ring yang baik harus ada beberapa point yang tertulis di ring, yakni :
1. Nama farm (bisa nama penuh atau inisial)
2. Nomor urut
3. Kontak person (email, no hape, bbm, wa, dll)
4. Lokasi (kota, desa, region, maupun propinsi juga boleh)

Ada beberapa model ring di pasaran. Baik yang terbuat dari alumunium, baja, bahkan plastik. Namun pilihan ini kembali ke kebutuhan anda sebagai peternak. Saya lebih suka dengan alumunium karena ringan.

Demikiam tulisan saya seputar ring kaki burung. Semoga bermanfaat dan menginspirasi anda kicaumania semuanya.

Pakan Terbaik Untuk Indukan Lovebird

Halo sobat sekalian..
Kali ini saya akan share tentang pakan lovebird yang bagus. Tentunya semua sehat bukan? Saya doakan kamu semua yang sedang baca ini sehat dan ternakannya lancar! Amin.

Mengenal lebih dekat Boa asli Indonesia (Monopohon dan Monotanah)


Oleh Wongbanyumas
Pernah memelihara ular boa? Boa yang cukup populer di kalangan hobiis biasanya boa yang berasal dari luar negeri. Boa impor tersebut meliputi keluarga besar boa constrictor ataupun boa lain seperti Rainbow boa, Amazone tree boa, dan Anaconda. Lalu bagaimana dengan boa asli indonesia? Adakah ular boa di Indonesia? Jawaban ini akan kita bahas lebih dalam lagi dalam artikel ini.

Menjinakkan Retic Baby

Oleh Wongbanyumas

Reticulated Python atau biasa disebut sanca kembang merupakan ular terpanjang di dunia. Ular jenis ini juga termasuk giant constrictor, yakni ular pembelit. Kemampuan ular ini memburu mangsanya sangat mumpuni. Buktinya ular ini sering ditemukan di daerah manapun di Indonesia tak peduli di rawa, saha, hutan, bahkan perumahan. Bahkan ular ini kerap ditemukan dengan ukuran yang cukup besar. Hal ini membuktikan hebatnya kemampuan berburu dan bertahan hidup yang dimiliki ular ini.

Pemeliharaan Sanca Kembang (Python Reticulatus)

Oleh Wongbanyumas

Bagi para pembaca sekalian yang memelihara reptil tentunya pasti mengenal retic. Jenis ular ini lebih dikenal sebagai retic atau sanca kembang. Retic termasuk ke dalam keluarga python. Seluruh keluarga besar python tidak memiliki bisa. Mereka membunuh mangsa dengan cara melilit tubuh mangsanya sampai kehabisan nafas. Retic tercatat sebagai ular terbesar di dunia. Panjang rata-rata retic dewasa adalah 5-7 meter. Dengan ukuran sebesar itu retic dapat membunuh orang dewasa sendirian dengan belitannya.

Retic seringkali dijumpai oleh masyarakat. Ciri ular ini adalah coraknya yang cukup cantik. Pada punggungnya terdapat rangkaian pola berwana hitam yang membentuk berbagai pola. Ada yang bulat seperti rangkaian rantai, ada pula yang kotak seperti kartu wajik, dan masih banyak bentuk lainnya yang memanjang dari leher sampai dengan ekornya. Bagian samping ular ini dihiasi corak berwarna kuning dan abu-abu keperakan. Nama sanca batik itu sendiri karena melihat sisi sampinya ini yang nampak seperti lukisan batik yang beraturan.

Habitat:
Retic sering dijumpai masuk ke dalam rumah atau pekarangan warga. Habitat ular ini termasuk sangat felksibel. Dia bisa hidup di dalam hutan hujan yang rimbun, semak belukar, padang rumput, dan bahkan gorong-gorong saluran air dekat pemukiman manusia. Ular ini juga kerap ditemukan dekat sumber air. Pada dasarnya retic menyukai tempat yang hangat namun memiliki tingkat kelembaban tinggi. Oleh karena itu ular ini seringkali masuk ke rumah manusia karena banyak tempat yang disenangi ular ini.

Karakter:
Ular ini sangat tidak dianjurkan untuk mereka yang baru memulai memelihara reptil. Mengapa? Ular ini termasuk tipe ular besar. Selain itu tingkat agresifitas dan nafsu makannya cukup tinggi. Kalau menemukan retic yang jinak tentunya sudah melalui proses domestifikasi dan interaksi yang intens dengan manusia. Retic merupakan ular yang mengandalkan kekuatan lilitan dan rahangnya yang sangat kuat. Untuk ular yang diperoleh hasil tangkapan biasanya akan menjadi sangat galak. Selain itu biasanya cenderung untuk mogok makan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kandang:
Retic termasuk ular yang hidup di atas permukaan tanah (terrestrial). Kandang yang pas adalah berbentuk meluas dan melebar, bukan meninggi. Kandang yang baik adalah si ular dapat merentangkan tubuhnya minimal 2/3 tubuhnya. Harus ada ventilasi yang cukup karena retic mempunyai kencing yang cukup menyengat aromanya. Untuk alas kandang biasa gunakan alas koran. Ada juga yang menggunakan serpihan kayu atau serutan kayu. Kandang yang digunakan dapat dibuat sendiri atau membeli jadi. Namun demi kepraktisan kebanyakan hobiis menggunakan kontainer box yang dilubangi sisinya dengan solder untuk lubang nafas dan ventilasi.

Makanan:
Retic termasuk pemakan segala. Mulai dari tikus, kelinci, marmut, ayam, bahkan daging sapi pun bisa jadi menu makannya. Nafsu makan retic termasuk nomor satu jika dibanding dengan ular lain. Maka tak jarang retic dijuluki tong sampah yang berarti bisa masuk apa saja ke perutnya. Untuk ular yang masih baby bis alangsung diberi makan tikus mencit yang masih muda (jumper). Saran dari saya jangan terlalu banyak memberikan makan ketika masih kecil. Sebab dikhawatirkan akan muntah. Pemberian pakan dalam intensitas sering dan kuantitas yang banyak hanya akan membuat retic anda menjadi cepat besar. Perlu diingat anda memlihara hewan ini tidak hanya satu atau dua tahun. Anda harus bertanggung jawab mengurus ular ini sampai dia besar nanti. Pakan untuk ular yang besar di atas satu meter bisa diberikan rat atau marmut. Sedangkan untuk retic yang sudah masuk ukuran adult (3 meter keatas) berikan pakan berupa ayam atau kelinci.

Handling:
Urusan handling retic mejadi hal yang sangat penting diperhatikan. Retic termasuk hewan yang buas dan susah diprediksi. Selain itu kekuatan retic juga patut dipertimbangkan sebab tenaganya cukup besar dan menguras energi kita. Pastikan sebelum menghandle ular anda tangan harus dalam keadaan dicuci. Sebab dikhawatirkan jika tangan kita tidak bersih, khususnya setelah memberi makan, ular akan menghajar tangan anda karena mengira tangan anda adalah makanan. Kunci utamanya adalah anda harus percaya diri dan tenang. Biarkan ular percaya kepada anda dan tidak menganggap anda sebagai ancaman.

Mengkultur (memperbanyak) kutu air untuk budidaya cupang


Oleh wongbanyumas

Bagi para hobiis cupang baik hias maupun aduan tentu menginginkan performa atau penampilan terbaik dari kelangenan kesayangannya. Berbagai upaya dilakukan untuk mempertahankan performa terbaiknya. Salah satu hal yang amat penting dalam perawatan ikan kesayangan kita adalah pemberian pakan. Kualitas pakan akan menentukan kualitas penampilan ikan kesayangan kita. Salah satu pakan alami yang sering diberikan kepada ikan adalah kutu air. Kutu air adalah sebutan awam bagi makhluk kecil penghuni air sejenis udang-udangan. Jenis kutu air meliputi Daphnia (paling umum), Cyclops, Bosmina, dan Diaptomus. Kutu air berukuran panjang kurang dari setengah milimeter dan pakannya adalah berbagai fitoplankton dan juga sisa-sisa makanan hewan lainnya (detritus).

Terutama bagi para peternak kutu air mempunyai peranan yang sangat penting. Sebab kutu air merupakan sumber utama nutrisi bagi burayak cupang. Permasalahan utama mengenai kutu air adalah stoknya yang terbatas di alam terutama ketika datang musim penghujan. Untuk mensiasatinya maka dilakukan upaya pengkulturan agar diperoleh kutu air berdasarkan kuantitas yang diinginkan. Peternak nantinya tak perlu repot untuk mencarinya di selokan, empang, ataupun genangan air lainnya. Stok kutu air akan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan anda.

Kutu air pada dasarnya merupakan pemakan zat renik di air. Kutu air sendiri tidak bertelur melainkan melahirkan embrio kecil calon kutu air. Anda dapat memperoleh kutu air dengan membelinya di pedagang ikan hias. Tentu saja ini akan tergantung pada keadaan alam. Ada beberapa cara yang dilakukan untuk mengkultur kutu air. Jika diperhatikan semua metode hampir sama. Hanya saja media dan pengaplikasikannya yang berbeda. Berikut ini akan saya sampaikan cara memperbanyak kutu air…..

Cara pertama (kotoran dan ampas kelapa)
Sebelum melakukan pengkulturan kita harus menyiapkan bahan serta alat yang akan kita gunakan dalam pengkulturan kutu air, meliputi:
  1. Bak atau ember plastik yang berukuran lebar
  2. Pupuk sebagai pakan kutu air (kotoran ayam/kambing dan ampas parutan kelapa)
  3. Aerator untuk menjaga kandungan oksigen terlarut dalam air
  4. Bibit kutu air sebanyak dua gelas
Kemudian dari apa yang kita siapkan tersebut kita mulai melakukan pengkulturan:
  1. Isi bak atau ember dengan air secukupnya. Patut diketahui bahwa agar diperoleh kutu air diperlukan media dengan penampang yang lebar bukan tinggi.
  2. Lakukan pemupukan dasar dengan cara menebarkan kotoran ayam. Biarkan selama beberapa hari sampai warna air mulai menghijau pertanda alga mulai tumbuh.
  3. Letakkan media di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung atau gunakan penutup seperti triplek atau seng.
  4. Masukkan starter kutu air dan berikan aerasi dengan kekuatan udara yang kecil. Tunggu sampai satu pekan maka anda akan puas dengan hasilkerja keras anda.
  5. Untuk menjaga kuantitas maka dilakukan pemupukan rutin setiap dua pekan dengan mencampurkan kotoran dengan ampas kelapa. Peras dengan kain hingga mengeluarkan air sebagai pakan kutu air.
Cara kedua (susu)
Sebenarnya cara hampir sama hanya saja menggunakan media yang berbeda. Sebelum melakukan pengkulturan kita harus menyiapkan bahan serta alat yang akan kita gunakan dalam pengkulturan kutu air, meliputi:
  • Bak atau ember plastik yang berukuran lebar
  • Aerator untuk menjaga kandungan oksigen terlarut dalam air
  • Bibit kutu air sebanyak dua gelas
  • Susu bubuk dan teh sebagai pakan kutuair
Kemudian dari apa yang kita siapkan tersebut kita mulai melakukan pengkulturan:
  1. Isi bak atau ember dengan air secukupnya. Patut diketahui bahwa agar diperoleh kutu air diperlukan media dengan penampang yang lebar bukan tinggi.
  2. Lakukan pemupukan dasar dengan cara menebarkan susu bubuk sebanyak satu sendok dan segelas seduahan teh untuk satu ember besar. Biarkan selama beberapa hari sampai warna air mulai berubah kecoklatan pertanda alga mulai tumbuh.
  3. Letakkan media di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung atau gunakan penutup seperti triplek atau seng.
  4. Masukkan starter kutu air dan berikan aerasi dengan kekuatan udara yang kecil. Tunggu sampai satu pekan maka anda akan puas dengan hasilkerja keras anda.
  5. Untuk menjaga kuantitas maka dilakukan pemberian pakan secara rutin tiap minggu dengan menaburkan sesendok susu bubuk.
Cara ketiga (air comberan)
Cara yang terakhir yang saya tawarkan cukup mudah. Ambil air selokan alias comberan semau anda. Usahakan angkat bersama lumpurnya. Masukkan ke dalam bak dan tuang starter kutu air ke dalamnya. Diamkan beberapa hari dan lihat hasilnya.
Silahkan mencobanya dan semoga berhasil…
Diposting untuk member grup "ikan cupang" at Facebook

Aneka Morph Western Hognose

Oleh Wongbanyumas

Setelah beberapakali surfing dan tengok kanan kiri di mbah google saya memutuskan untuk membuat tulisan ini. Saya coba akan memberikan gambaran bahwa hognose (Heterodon nasicus) juga punya variasi morph yang fantastis...

Albino (recessive)
Albino, atau amelanistic, ular hognose umumnya memiliki pucat ke latar belakang putih dan kuning pucat ke kuning muda (atau sedikit oranye) bercak. Mutasi ini resesif sederhana. Dwane Richards Texas Pet Shop adalah yang pertama kali tercatat mengumpulkan spesimen albino pada 20 tahun yg lalu. Dapat menghasilkan albino. Snow Albino, Sunglow & bahkan menghasilkan keturunan Paradox Albino.
Image

Ghost (recessive)
Rich Hume & Vin Russo memulai perjalanan untuk menciptakan Morph Hognose terbaru. Mereka mencoba mensilangkan Hogs Hypo dengan Hognose Axanthic. pembibitan ini mengakibatkan clutch kecil hets Double untuk Ghost(Hypo & Axanthic). Kami mengangkat ini hets ganda selama 3 tahun dan semuanya terbayar pada musim panas tahun 2010 dengan kelahiran pertama Ghost Hognose.
Image

Toffe Belly (recessive)
Image

Hypo (recessive)
Hypomelanistic sebenarnya mungkin bentuk unik albinisme, atau bahkan mungkin T + albino, namun pada awalnya disebut "hypomelanistic" ketika diproduksi. Hypomelanistism adalah salah satu sifat resesif langka di dalam kompleks Hognose. Sifat ini sangat jarang di koleksi & dimulai oleh Dwayne Richard (orang yang memulai Albino Hognose). Perut mereka merah muda & putih dengan warna lavender.
Image

Pastel Pink Albino (recessive)
Pastel Pink Albino (PPA) adalah baris terpisah dari amelanism dalam hognoses yang telah translucent pink, bukan kuning, bercak. bloodline ini dilaporkan tidak alelik ke garis umum lebih hognose ular albino. Dengan kata lain, ini adalah gen baru yang merupakan pelengkap ke "kuning" albino mutasi standar. Pada intinya, itu dua kali lipat jumlah potensi morphs yang dapat diproduksi dalam koloni hognose!
Image

Jungle (recessive)
Image

Caramel (recessive)
Image

Anerythristic (recessive)
Anerythristic, atau axanthic, hognoses pada dasarnya abu-abu dan hognose hitam yang tidak "berlumpur". Axanthic (kurang kuning) mungkin adalah paling langka dari sifat resesif dalam ular Hognose Barat. Sifat ini merupakan bahan yang luar biasa untuk menciptakan morphs hognose baru & menarik. Dengan popularitas Albino - gen baru ini akan menjadi kunci untuk menciptakan "Snow". Hal ini juga dapat dikombinasikan dengan gen Hypo untuk membuat "Ghost" Hognose.
Image

Lavender (recessive)
Merupakan salah satu varian albino hognose. Dengan warna tubuh ungu dan mata agak keunguan, bukan merah.
Image

Leucistic Hognose
Leucistic hog masih menjadi misteri sampai dengan saat ini. Keberadaannya masih sangat misterius dan dikabarkan bahwa kebun bintanag Denver, Colorado memiliki beberapa spesimen yang didapat dari kepolisian hasil penyitaan dari salah seorang breeder pada tahun 2003. Sang breeder menyatakan dia sempet melepaskan beberapa indukan leucistic di dataran Colorado sehinggan masih ada kemungkinan spesimen lucy akan diketemukan atau minimal bentuk Hets nya.
Image

Snow (double recessive)
Snow adalah kombinasi yang cantik antara tubuh berwarna ungu muda dan mata merah. Hasil kombinasi albino dengan anery.
Image

Tiger
Tiger pada hognose berbeda dengan tiger pada retic. Motif tiger terlihat seperti belang asli pada macan/harimau. Coraknya terbelah dua pada punggungnya.
Image

Twin Spot
dapat dilihat dari namanya twin spot memiliki corak seperti dua buah spot/bintik yang berdekatan pada punggungnya.
Image

Anaconda (co-dominant)
Jika dilihat sepintas ular ini mempunyai corak menyerupai ular anaconda. Karena coraknya itulah maka dinamai morph anaconda. Anaconda merupakan codom pertama dari hognose. Pertama kali diproduksi pada 2004, kompinasi pastel het pink dengan normal.
Image

Super Anaconda (dominant)
Salah satu morph terbaik dari hognose. Merupakan bentuk anaconda patternless. Morph yang satu ini jika dikombo dengan morph lain maka akan menghasilkan berbagai ular morph yang unik. Super Anaconda diperoleh dengan jalan mengawinkan jantan anaconda dengan betina anaconda.
Image

Spider (dominant)
Terlihat seperti twinspot, dengan corak pada punggung berupa dua spot terpisah. Ingat dengan BallPython Spider? Morph yang satu ini dinamai spider karena sedikit banyak coraknya terlihat seperti spider pada BP.
Image

Line Traits
1. Hijau
Image
2. Ungu
Image
3. Merah
Image
4. Kuning
Image


Silahkan kritik dan saran untuk perbaikan tulisa ini dan manembah ilmu kita soal si hogy... :salut:

Sumber:
http://www.ultimatehognose.com
http://www.snakesnmoresnakes.blogspot.c ... snake.html
http://www.westernhognose.com
http://www.cuttingedgeherp.com/hognose/list.nhtml
http://www.kjunsnakehaven.com/hognose.htm

Shedding Pada Ular

ciri2 mau shed
mata berwarna putih adalah pertanda sedang terbentuknya lapisan kulita baru pada tubuh ular. hal ini menadakan ular akan segera mengalami pergantian kulit. selain pada matanya yg berubah jadi keputihan warna tubuh ular juga akan menjadi butek, kusam, dan ga secerah biasanya. selain itu ketika hendak mengalami pergantian kulit ular akan menjadi lebih sensitif dari biasanya. untuk ular kecil akan cenderung lari2an kalau dipegang dan kadang malah ada yang strike ke tangan. hal ini wajar krn saat shedd ular dalam keadaan lemah krn peglihatannya terganggu dan energiya habis untuk pembentukan lapisan kulit baru. kalo monop biasanya mau shedd pasti suka mrungkel di pojokan n ga mau nangkring. sering juga ditemukan dalam keadaan berendam di bak minuman agar kulitnya menjadi lembab dan gampang dilepasin nantinya sama si monop...

kenapa sih ular shedding??
jadi kita menggunakan pengandaian saja biar gampang. kita ibaratkan kulit ular itu seperti pakaian bagi manusia. ada beberapa alasannya...
1. tentu saja kalau ularnya makin gede maka butuh baju baru seperti kita makanya sang ular berganti kulit.
2. kulit yang lama sudah tak layak pakai krn kusam dan banyak lecet. sama seperti orang juga kan klo bajunya udah lusuh n gembel pasti beli baju yang baru..
3. kondisi ligkungan ular yang mengalami perubahan temperatur. nah biasanya klo kita cermatin monop suka ganti kulit saat hendak musim hujan atau musim panas. atau biasanya saat baru datag di rumah baru suka ganti kulit. hal ini dikarenakan penggantian kulit bertujuan untuk memudahka proses aklimatisasi alias menyesuaikan diri alias beradaptasi dengan lingkungan barunya...

apa yang musti dilakukan ketika ular shedding??
ular akan menjadi sangat rapuh dan lemah ketika mengalami pergantian kulit. pada saat shed kita sama sekali ga boleh ganggu proses ini. biarkan ular dalam keadaan tenang dan jangan di handle loh ya. tempatkan di tempat yg tenang dan lembab. kalau perlu sediakan cawan berisi air agar kandangnya terjaga humiditynya atau bisa ajdi tempat berendam buat memudahkan shednya. kalau perlu berikan ranting atau batu agar membantu ular melepaskan kulit dari badannya...

sekian dan terima kasih...
kalau tulisan saya membantu silahkan kirimkan cendol...
hehehehehhe....

Prinsip Dasar Genetik

Oleh Wongbanyumas

Hobi memelihara hewan dirasa tak lengkap jika kita belum berhasil melakukan budidaya hewan dan menurunkan sebuah generasi. Namun bagi sebagian besar hobiis khususnya hobiis ular kegiatan budidaya atau yang bahasa gaolnya disebut breeding merupakan kegiatan yang sulit. Seringkali ketika hendak memulai untuk belajar breed dibingungkan dengan berbagai macam istilah seperti resesif sederhana, codominate (codom), "super", Het dan Het 66%, dll. Nah lewat artikel ini mari kita bahas satu persatu seputar prinsip dasar genetika.

Apa itu gen?
Sebelum mulai lebih jauh kita harus paham apa itu gen. Saya akan menggunakan bahasa yg mudah dicerna dan simpel, sekalipun untuk anda yang baru belajar soal breeding. Setiap ular pada dasarnya membawa setengah sifat dari orang tuanya. Jadi seekor ular adalah gabungan dari genetika bapak dan ibunya. Gen pada hakikatnya mempengaruhi ular khususnya warna dan pola yang dimiliki. Bisa saja seekor ular memiliki sifat genetik dari orang tuanya yang memiliki sifat gen dominan dan resesif.

Resesif
Sifat resesif pada gen adalah sifat yang hanya muncul jika sifat tersebut masing-masing dimiliki oleh kedua orang tuanya. Misalnya contoh gen resesif adalah albino. Jika kita mengawinkan albino retic dengan retic normal maka tidak akan menghasilkan retic albino melainkan 100% retic normal yang membawa gen albino (Heterozygous). Nah disinilah keunikan gen resesif karena dia tidak akan muncul jika tidak bertemu dengan sesama gen yang resesif. Selain itu gen resesif akan terus terbawa dalam anakan yang dihasilkan sehingga memiliki potensi menghasilkan albino jika dikawinkan dengan albino atau Het albino.

Simpel Resesif
Simpel resesif adalah sifat yang ketika akan melakukan mutasi membutuhkan dua indukan yang memiliki gen sama agar sifat resesifnya muncul pada anakannya. Sehingga ketika dikawinkan akan match dan menghasilkan hewan dengan gen resesif (Homozigot). Contohnya gen albino pada ball python, jika kita menghandaki anakan yang lahir ball python maka harus mengawinkan Het Abino x Het Albino atau Albino x Het Albino. Oleh karena itu jika mengawinkan Albino x Normal maka bukan sifat simple resesif.

Dobel Resesif
Lain halnya dengan sifat dobel resesif dimana ular memilik dua Het dalam satu individu. Apakah mungkin terjadi? Ya tentu saja hal ini bisa terjadi. Contohnya pada ular molurus gen yang termasuk resesif yakni albino, granite, labyrinth dan patternles (green). Kita akan mengawinkan Molurus Granite x Molurus Labyrinth maka hasilnya tidak akan ada sama sekali granite ataupun labyrinth. Hanya menghasilkan anakan dengan penampilan normal yang didalam gen nya terkandung sifat granite dan labyrinth secara bersamaan. Nah inilah yang disebut dengen dobel resesif ketika satu individu mengandung dua het secara bersamaan.

Het/Heterozygous
Kita sering mendengar istilah Het pada hewan yang kita lihat di forum jual beli atau pada beberapa seller reptil. Misalnya sering beberapa tukang reptil menjual Molurus Het Albino, Retic Dobel Het Albino, Cornsnake Het Anery, dll. Banyak yang tidak mengerti apa itu Het. Saya pernah tertawa melihat seller pemula yang menjual molurus granitnya yang katanya punya Het Albino. Dia menuliskan Molu Granit Head Albino. Ketika saya tanya kenapa menulis HEAD ALBINO dengan enteng dijawab “kata yang jual sebelumnya itu ada Het albinonya dan kepala molunya putih seperti molu albino”. Sungguh lucu bagi saya, tapi kita ga akan membahas kelucuan itu.

Apa itu Het? Het adalah istilah yang dipakai untuk menyebut hewan yang memiliki dua gen yang berbeda untuk suatu sifat tertentu. Istilah Het dipakai untuk hewan yang merupakan hasil perkawinan gen resesif. Sebagaimana yang dibahas pada sub resesif di atas hewan yang lahir dari gen resesif x bukan resesif akan menghasilkan hewan yg tampak normal tetapi membawa gen resesif. Hewan seperti itulah yang disebut sebagai Heterozygous. Istilah Het juga bisa diberlakukan pada gen Co-Dominan dimana gen tersebut merupakan Het dari Super Form hewan dengan Co-Dom.

66% Poss Het
66% het atau Poss 66% het adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hasil perkawinan antara Het x Het. 66% tidak akan muncul dalam perkawinan Het x Homo(zygous). Individu yang mengandung sifat ini nampak seperti tipe normal atau wildtipe. Hanya saja terdapat chance alias kesempatan sebesar dari anakan normal tersebut 66% nya mengandung Het.

Contoh:
Molu Het Granit x Molu Het Granit =
25% Wildtyp
50% Wildtyp het. Granit
25% Granit

Dari hasil perkawinan tersebut diperoleh 75% Molu Normal dan 25% adalah Molu Granite. Sulit untuk menentukan diantara 75% Molu Normal tersebut yang mengandung Het atau yang tidak mengandung Het sama sekali. Oleh karena itu hasil yang muncul adalah :

75% Wildtyp 66% poss.het. Granit
25% Granit

Angka 66% diperoleh dengan membagi prosentase utuh dengan tiga variabel yakni 1/3 granit, 1/3 het, dan 1/3 normal. Angka 1/3 konvert menjadi angka 66,66 atau disingkat 66% poss het.

Dominan
Hewan dengan sifat genetik dominan anakan menghasilkan anakan yang sama dengan indukannya 100%. Salah satu contohnya adalah Retic Goldenchild. Goldenchild merupakan retic morph yang mempunyai sifat dominan yang artinya sekalipun dengan retic normal maka akan dihasilkan 100% Goldenchild juga. Oleh karena itu reptil morph dengan label sifat dominan mempunyai harga yang tinggi karena akan menghasilkan anakan yang bagus pula.

Co-Dominan
Hewan dengan sifat genetik co-dom yang paling populer adalah pada retic yakni Tiger, Sunfire, dan Fire (Platinum). Jika reptil kita memiliki sifat co-dom maka ketika dikawinkan dengan hewan normal maka akan menghasilkan 50% normal dan 50% Morph. Contohnya tiger retic jika dikawinkan dengan retic normal maka akan menghasilkan retic normal dan retic tiger dengen prosentase yang sama. Jika sesama jenis co-dom dikawinkan maka akan menghasilkan super form. Misalkan Retic Tiger x Retic Tiger maka akan menghasilkan anakan Super Tiger 25%, Tiger 50%, dan Normal 25%. Anakan yang dihasilkan dari hewan dengan sifat co-dom sama sekali tidak menghasilkan Het. Hal ini berarti anakan normal yang dihasilkan sama sekali tidak membawa gen dan tetap menjadi hewan normal.

Mungkin segini dulu yang bisa saya share. Silahkan kalau ada yang salah silahkan dikoreksi.

Penyakit Umum Pada Ular

1. Bisul bernanah / Abscesses.

Pada umumnya bisul bernanah disebabkan oleh luka yang terinfeksi oleh kuman sewaktu proses penyembuhan. Bisul ini berbentuk seperti gumpalan yang menonjol dari bawah kulit yang bisa juga memanjang sampai ke organ dalam ular. Biasanya agak sukar dibedakan bisul bernanah ini dengan tumor, atau telur atau sembelit pada ular dan hanya dokter hewan yang berpengalaman yang boleh menangani kasus bisul bernanah ini karena mereka bisa memberikan diagnosa yang tepat apalagi bila melibatkan organ bagian dalam dari ular. Perawatan yang diperlukan untuk bisul bernanah ini termasuk dalam kegiatan membedah bisul dan kemudian mengeluarkan nanah seluruhnya dilanjutkan dengan pembersihan dan penutupan bekas luka sambil memberikan perawatan antibiotik.

2. Melepuh / Blister.

Biasanya hanya diderita oleh ular peliharaan. Ini adalah penyakit yang bisa dihindari melalui perawatan lingkungan yang tepat. Apabila ular dipelihara dengan alas yang kotor, berjamur atau terlalu basah/ lembab, maka luka melepuh yang berisi air bisa terjadi di bagian bawah badan ular. Luka lepuh ini berbeda dengan luka melepuh akibat panas dan harus diperhatikan secara seksama dulu sebelum perawatan. Awalnya hanya akan muncul satu atau dua luka lepuh tapi apabila diabaikan bisa bertambah dan bisa juga mengancam keselamatan ular itu apabila menyebar ke mulut, hidung dan lubang anus ular. Perawatan yang paling tepat adalah pencegahan. Jagalah agar alas selalu bersih dan kering, segera bersihkan apabila terlihat ada kotoran atau air kencing dan gantilah alas secara teratur. Luka lepuh yang jumlahnya masih sedikit, bisa diobati sendiri di rumah. Sterilkan sebatang jarum yang tajam dan secara perlahan pecahkan luka lepuh itu lalu gunakan kapas atau perban yang bersih untuk menyerap sebanyak mungkin cairan yang ada di dalam luka lepuhan itu. Dilanjutkan pengobatan untuk lukanya, dua kali sehari dioleskan betadine atau hydrogen peroxide dan bubuhkan juga antibiotik. Apabila kiranya luka lepuh ini cukup banyak atau berlanjut ke bagian bagian tertentu dari ular, lebih baik segera dibawa ke dokter hewan yang berpengalaman.

3. Luka bakar / burns.

Luka bakar pada reptil biasanya muncul sewaktu reptil mencari tempat yang hangat , sayangnya tempat itu terlalu panas atau si ular berdiam disana terlalu lama. Didalam kandang, sewajarnya tidak ada sumber panas , karena yang digunakan adalah panasnya bukan sumber panasnya.

Hot rocks biasanya dijual kepada pemelihara reptil pemula sebagai penghangat untuk reptil, tapi hot rocks memiliki reputasi yang buruk karena bisa mengakibatkan luka bakar. Ular yang lepas seringkali mencari tempat yang hangat untuk bersembunyi, misalnya di dekat mesin heater, yang kemudian bisa mengakibatkan luka bakar. Ciri2 luka bakar pada ular adalah sisik yang berwarna coklat, hitam atau abu abu dan di luka bakar yang lebih serius, akan melepuh. Luka bakar ringan harus dibersihkan setiap hari dengan hydrogen peroxide atau Betadine yang sudah dicairkan lalu diolesin krim untuk luka bakar yang mengandung antibiotik, sedangkan luka bakar yang serius, harus ditangani oleh dokter hewan yang berpengalaman yang bisa memutuskan apa yang harus dilakukan pada kerusakan jaringan kulit dan dehidrasi pada ular

4. Sembelit

Pencernaan ular tergantung pada ukuran dan metabolismenya, bisa lebih lama, bisa juga lebih cepat, tapi apabila jadwal yang seharusnya sudah terlewati dan ular terlihat bengkak, lesu dan kurang nafsu makan itu mungkin disebabkan oleh sembelit. Pengobatan sederhana memerlukan perendaman di air hangat selama 15 menit /hari yang biasanya bisa sangat membantu mempercepat pengeluaran apalagi bila dibantu dengan pijatan ringan ke arah bawah selama perendaman. Apabila tindakan ini tidak membantu dan bagian perut ular semakin membengkak, lebih baik segera menemui dokter hewan yang berpengalaman , karena terkadang, kotoran bisa berbentuk sangat keras dan tidak bisa dikeluarkan atau ular memakan sesuatu yang tidak bisa dikeluarkan secara normal sehingga diperlukan tindakan operasi untuk mencegah kematian.

5. Luka gores & gesekan / Cuts and abrasions

Apapun bentuk lukanya, harus ditangani seperti kita menangani luka pada manusia dimana luka harus dalam keadaan selalu bersih, di obati dengan antibiotik setiap hari sampai sembuh. Membalut luka dengan perban pada ular adalah hal yang hampir tidak mungkin, jadi sebagai penggantinya bisa dipakai band aid yang tahan air. Tapi apabila luka terjadi pada bagian kepala, lebih baik ular diamankan di ruangan perawatan.

Luka gesekan biasanya terjadi sewaktu ular terus menerus menggesekkan mukanya ke bagian kandang berusaha untuk keluar, jadi cara pencegahan adalah menutup bagian kandang atau merubah struktur kandang. Luka gigitan dari binatang lain atau ular lain bisa dicegah dengan memisahkan binatang , mangsa mamalia seharusnya dibuat setengah sadar atau mati sewaktu diberikan kepada ular untuk mencegah tindakan bela diri dari si mangsa yang bisa mengakibatkan luka pada pemangsanya.

6. Inclusion Body Disease (IBD)

IBD adalah salah satu penyakit paling berbahaya yang ditemui di ular peliharaan. Biasanya dijumpai di jenis boa dan python terutama pada jenis molurus dan boa constrictors. Tanda tanda berbeda pada tiap jenis tapi biasanya melibatkan gangguan saraf , tumor dan penyakit lainnya. Tanda khas dari gangguan saraf pada ular adalah keadaan dimana ular tidak bisa mendirikan badannya, selalu tergolek ke arah belakang, melihat ke atas (star gazing), tidak merespon gerakan , besar pupil mata yang tidak seimbang, muntah muntah dan kelumpuhan. Apabila anda mencurigai ular anda menderita IBD, segeralah isolasikan pada tempat yang terpisah dan segera mencari bantuan dari dokter hewan yang berpengalaman. Sampai sekarang ini, belum ada pengobatan yang bisa mengobati IBD, dan biasanya tindakan euthanasia selalu dianjurkan. Tindakan pencegahan untuk IBD adalah selalu melakukan tindakan karantina terhadap ular yang baru selama 90 – 180 hari sebelum menggabungkan dengan ular lain dan pembersihan kandang ular dari kutu yang diduga juga menjadi penyebar IBD harus selalu dilakukan , dan jangan menggunakan kandang yang pernah dipakai ular yang menderita IBD untuk ular lain sebelum diadakan pembersihan total dengan cairan pemutih /bleaching.

7. Parasit / parasites

Ular ular tangkapan liar biasanya menderita parasite, tapi bisa juga diakibatkan oleh mangsa atau tertular dari ular lain. Penyakit yang disebabkan oleh parasite biasanya agak susah untuk dideteksi, gejala gejalanya biasanya muntah , kurang nafsu makan, berat badan yang menurun dan penampilan sakit dari ular. Kotoran ular yang dibawa ke laboratorium untuk diperiksa bisa untuk mendiagnosa adanya parasit pada ular, yang kemudian bisa dijadikan acuan pengobatan. Tanpa adanya diagnosa dari dokter hewan yang berpengalaman, pemakaian obat cacing sangat tidak dianjurkan.

8. Kutu dan Caplak / Mites & ticks

Kutu pada ular biasanya berbentuk hewan kecil seperti titik yang berkeliaran di kulit ular. Warnanya bisa merah, hitam atau putih sementara caplak berbentuk lebih besar yang tergantung pada bagian tertentu pada ular atau ada di bawah sisik ular. Metode teraman untuk menyingkirkan caplak ini dengan mengoleskan petroleum jelly pada caplak untuk memaksa caplak ini melepaskan gigitannya pada ular. Mencabut caplak pada ular dengan menggunakan pinset juga harus dipastikan kepala caplak itu ikut tercabut karena apabila kepala caplak itu tertinggal di kulit ular, bisa mengakibatkan infeksi yang kemudian bisa mengakibatkan abses atau luka bernanah . apabila ini terjadi, segeralah menemui dokter hewan yang berpengalaman.

Penanganan kutu yang paling aman adalah merendam ular itu dengan air hangat, selama beberapa jam, sampai terlihat kutu kutu yang terlepas dari kulit dan tenggelam di dalam air, dan selama kegiatan ini dilakukan, jangan lupa juga membersihkan kandang ular itu untuk mencegah adanya serangan lanjutan dan segera ganti tempat2 atau alat2 yang dicurigai menjadi sarang kutu. Pembersihan sebaiknya dilakukan menggunakan cairan pemutih/bleaching lalu di jemur di panas matahari selama mungkin.

9. Muntah / Regurgitation.

Penyebab muntahnya ular biasanya disebabkan oleh stress , penanganan yang terlalu cepat sehabis makan , lingkungan yang tidak layak atau penyakit yang belum terdiagnosa. Setelah makan, tunggu selama minimal 2 hari sebelum menangani ular, biarkan juga ular mempunyai tempat hangat yang bisa membantunya mencerna makanannya. Kalau sempat perhatikan juga kalau alaminya ular mencari tempat hangat dan bersembunyi setelah makan. Suhu yang terlalu dingin juga bisa menyebabkan ular memuntahkan makanannya , yakinkan kalau makanan dalam keadaan tidak tercemar dan dalam ukuran yang seharusnya. Apabila ular muntah lebih dari satu kali maka penyebabnya bukan lagi stress atau lingkungan yang tidak memadai melainkan gejala penyakit. Segeralah bawa ke dokter hewan yang berpengalaman. Ular muntah tidak boleh dianggap remeh karena muntah bisa menyebabkan akibat psikologis pada ular yang mengakibatkan ular menghindari jenis makanan tertentu.

10. Penyakit pernafasan / Respiratory Infection

Banyak penyakit pernafasan bisa ditangani dan dicegah dengan pemeliharaan yang terjaga baik lingkungan atau keadaan. Tempat yang bersih, bebas stress dengan suhu yang hangat bisa membuat ular hidup senang dan sehat . gejala penyakit pernafasan antara lain batuk, bersin, bernafas dengan mulut terbuka, keluar cairan dari hidung/mulut, nafas yang berbunyi dan lesu . Apabila gejala gejala diatas mulai nampak, segera tingkatkan suhu kandang sampai 30 derajat celcius untuk merangsang daya tahan ular lalu pisahkan dari ular ular lain, baik kandang atau ruangan lain karena penyakit pernafasan ini bisa menular dari udara. Apabila keadaan semakin memburuk, segera temui dokter hewan yang berpengalaman, biasanya mereka akan memberikan antibiotik baik melalui obat atau suntikan dan juga tambahan vitamin .

11. Problem ganti kulit / Shedding problem (retained eyecaps , tail)

Kelembaban adalah kunci untuk mencegah masalah ganti kulit pada ular. Dimulai waktu mata ular mulai kelabu, selalu dianjurkan untuk menyemprotkan air didalam kandang untuk menjaga kelembaban. Tempat air juga harus ada untuk tempat ular berendam menjelang ganti kulit itu.

Beberapa ular kadang mengalami kesulitan sewaktu ganti kulit yang diakibatkan lingkungan yang kering atau bekas luka. Selalu memeriksa kulit lama yang harusnya dalam satu bentuk dan tidak terpecah pecah. Yakinkan kalau bagian mata dan ekor juga ikut mengelupas. Karena pengelupasan bagian ekor yang tidak sempurna bisa mengakibatkan kulit lama menumpuk dan membuat aliran darah ke bagian ekor tidak sempurna dan akhirnya harus diamputasi karena membusuk.

Pada bagian mata, apabila tertinggal harus disingkirkan untuk mencegah infeksi yang mengakibatkan kebutaan pada ular. Untuk menyingkirkan kulit mata , basahi mata ular dengan air bersih lalu gunakan dobel tape, sentuh bagian mata supaya kulit lama menempel. apabila kulit di bagian mata masih juga menempel,segera jumpai dokter hewan yang berpengalaman.

12. Sariawan / Stomatitis

Juga dikenal dengan sebutan mouth rot, ini adalah penyakit yang umum dijumpai pada ular peliharaan. Sewaktu bakteri memasuki mulut, bisa menyebabkan infeksi meliputi bagian mulut, gusi dan berpotensi juga menyerang bagian pencernaan ular. Tanda tanda ular terkena sariawn antara lain adanya pembengkakan , perubahan warna pada mulut dan gusi, mulut yang tidak bisa tertutup sempurna. Pencegahan bakteri bisa dilakukan dengan pembersihan yang teratur, air minum bersih dan menyingkirkan segala benda yang bisa mengakibatkan luka pada mulut ular. pisahkann ular yang terinfeksi dari yang lain, bersihkan mulut dengan kapas atau cotton bud dengan betadine yang dicairkan, yakinkan kalau ular tidak menelan cairan pembersih dengan mengarahkan kepala ular ke bagian bawah sewaktu melakukan pembersihan, lalu oleskan obat yang mengandung antibiotik, apabila keadaan tidak juga membaik selama seminggu, segera jumpai dokter hewan yang berpengalaman sesegera mungkin.

13. Dubur Keluar (rectal collapse/prolaps)

Dubur keluar terjadi ketika bagian terakhir dari usus - dubur - "muncul keluar" dari anus. Bahayanya ialah bahwa bagian tersebut dapat kering atau luka-luka ketika ular bergerak, membengkak dan mati, dan dapat mematikan jika tidak ditangani dengan cepat. Penyakit ini di Candoia tampaknya sangat langka, mungkin hanya terjadi pada ular tertentu. Prolapse di ular pada umumnya, bagaimanapun, tidak jarang, tetapi tidak cukup umum. Pada green tree boas hal ini sering terjadi. Ada beberapa kemungkinan alasan untuk sebuah prolaps: parasit, dehidrasi, stres, dan overfeeding / powerfeeding. Kebanyakan candoia mengalami kegemukan akibat overfeeding hal ini yang memicu terjadinya prolaps. Selain itu penyabab lain juga dehidrasi, meskipun mangkuk besar air dan mistings tiga kali seminggu.

Prolaps jika tidak segera ditangani akan mengakibatkan prolaps tersebut mengering. Bahkan pada beberapa kasus dapat membentuk membran pelindung seperti kulit. Jika tidak tepat untuk memasukkan kembali prolaps ke dalam perut akan menimbulkan luka pada membran tipis tersebut. Kami berpikir untuk sementara bahwa hal itu tidak akan mungkin untuk masukkan kembali dan itu harus dipotong. Beberapa dokter hewan menggunakan thermometer untuk memasukkan kembali prolaps ke dalam perut ular.

Untuk mengobatinya dapat dilakukan dengan melakukan pengurangan makanan. Jangan sekali memencet perut ular dengan alasan apapun. Berikan air hangat diperutnya agar ular merasa nyaman dan diharapkan prolaps akan masuk kembali ke dalam perut. Jika terjadi prolaps kita dapat segera memasukkan prolaps tersebut ke dalam perut ular. Dilakukan dengan jari saja cukup. Kalua jijik dapat menggunakan sarung tangan. Anda dapat menggunakan gula dan pasta air dan dioleskan pada prolaps, atau krim wasir untuk mencoba mengurangi pembengkakan untuk membantu dengan memasukkan ke dalam perut. Anda juga harus menjaga prolaps yang lembab dengan sedikit minyak mineral atau KY jelly. Dokter hewan mungkin dapat mendorong prolaps kembali dalam menggunakan jarinya atau termometer. Jika ia tidak bisa, tapi dubur masih sehat, ia mungkin menyarankan sayatan kecil untuk memperbesar anus, memberikan ruang yang cukup untuk mendorong prolaps kembali masuk Jika prolaps rektum rusak, mati atau kering.

Dua jahitan, satu di kedua sisinya, bisa dianjurkan untuk memastikan penyembuhan yang tepat. Berikan ular dengan antibiotik oral. Jangan beri makan ular Anda selama 3 minggu. Anda harus memastikan ular telah membuang kotorannya. Sebaliknya, menyediakan mangkuk kecil air dan lembab dengan lumut sphagnum basah.Berikan antibiotik jika perlu, mengurangi makan untuk satu kali makan kecil (hanya cukup untuk menyebabkan benjolan kecil di perut) setiap 2-3 minggu; tingkatkan kelembaban, tempatkan di tempat yang tenang. 

Sumber: http://ceriwis.us/showthread.php?t=88577

Mengenal Retic Albino

Oleh Wongbanyumas

Siapapun akan terpesona dengan kecantikan ular yang satu ini, Albino Reticulated Python. Namun tahukah kamu bahwa albino retic itu ada beberapa type? Kali ini kita akan membahas khusus mengenai albino retic. Albino secara singkat merupakan mutasi genetik yang mengakibatkan hilangnya warna hitam (melanin) pada kulit ular. Hal ini mengakibatkan warna ular menjadi sangat cerah dan cantik. Mutasi gen albino sendiri bersifat resesif yang artinya hanya dapat diturunkan langsung kepada anaknya jika kawin dnegan sesama albino.

1. Albino Type Satu (Clark Strain)
Seperti namanya albino ini pertama kali dibuktikan sebagai proven morph oleh Bob Clark, salah satu breeder terkemuka di jagat bumi saat ini pada tahun 2000. Albino type satu sangat unik karena bersifat polymorphic yang artinya keturunannya punya warna yang berbeda-beda. Dalam satu clutch anakan akan ditemukan tiga warna yakni putih (white phase), lavender phase, dan purple phase.
White Phase @Jay PP
Lavender @Jay PP

Purple Phase Albino @Jay PP


Asal muasal retic Albino ini berasal dari Mr Wong yang dibeli oleh Bob. Kemudian Bob melakukan pemuliaan dan pada akhirnya retic albino dapat dikembangkan dan menyebar ke seluruh dunia.
F0 @999Lucy (Reptilx)



2. Albino Type Dua (Kahl Strain)
Tipe tiga ini juga dikenal dengan nama amelanistic atau disingkat amel. Albino amel adalah tipe albino sejati karena benar-benar memiliki warna putih yang bersih dan memiliki mata merah. Kebanyakan orang sulit membedakan albino amel dengan albino white phase. Namun kalau ternyata teliti albino amel memiliki kepala berwarna putih dan mata full merah. Albino ini terbukti proven morph oleh kahl baldogo pada 2003.
Albino Amel @Bob Clark



3. Albino Type Tiga (Caramel)
Dikenal dengan warnanya yang seperti caramel. Caramel = menambah pigment hitam pada albino yg disebut T +. Semua warna hitam diganti dengan warna ungu. Semua pigmen gelap lainnya tidak ada. Warna yang muncul adalah keemasan, kuning pucat dan ungu.
Caramel @Bob Clark

Sebagai Informasi tambahan apabila retic albino beda tipe dikawinkan maka tidaka akan menghasilkan albino. Hasilnya adalah anakan normal yang membawa het (dobel) albino.


Mengapa Memilih Ular Sebagai Hobby

Oleh Wongbanyumas

Ular dikenal sebagai hewan berbahaya dan berbisa. Tak hanya itu uler juga identik sebagai makhluk yang licin dan berlendir. Ular pun dikenal memiliki badan yang bau dan amis. Namun sesungguhnya semua hal tersebut tidak selamanya benar. Tidak semua ular itu berbisa lho, contohnya ular dari keluarga python dan boa. Ular pun sebenarnya tidak licin dan berlendir. Mungkin bayangan tersebut mencul krn sisik ular yang mengkilap dan bercahaya. Ular pun sebenarnya tidak bau ataupun amis. Yang membuatnya bau adalah jika badannya terkena air seni atau kotorannya sendiri.

Demikianlah ular dengan segala macam pandangan negatif terhadapanya. Namun itu tak menyurutkan saya untuk tidak bermain dengan mereka. Kecintaan saya terhadap reptil melata ini sejak saya kecil. Jika waktu kecil saya hanya dapat mengagumi dan berandai-andai dapat memeliharanya. Kini impian saya telah terwujud dan saya telah memelihara beberapa ekor ular di rumah. Sudah setahun saya memulai menggeluti hobi ini. Dulu saya menggeluti hobi ikan hias.
Ada beberapa hal yang membuat saya menjatuhkan pilihan akhir pada hewan yang satu ini. Meskipun hobi ini awalnya mendapatkan tentangan dan pandangan sinis dari para tetangga. Berikut ini beberapa alasannya:

1. Perawatannya yang mudah dan simpel
Tak seperti anjing ataupun kucing yang harus diberi pakan setiap hari. Ular hanya cukup diberikan pakan seminggu sekali. Itupun dengan kuantitas yang tak terlalu banyak. Bagi sebagian besar warga ibukota atau kota besar lainnnya memiliki hewan kesayangan adalah salah satu cara untuk melepas penat dan stress. Ular adalah satu pilihan terbaik karena memang terkenal low maintenance. Membersihkan kotorannya pun sama dengan pemberian pakan. Interval satu minggu sekali cukup bagi mereka yang menginginkan kebersihan kandangnya.

2. Tidak banyak menghabiskan dana untuk pakan
Menu makanan utama ular adalah tikus mencit. Namun makanan ular juga bisa bervariasi dan tergantung pada ukuran ular dan kebutuhan pakannya. Untuk ular yang masih kecil pingkies cukup untuk menganjal perut. Lain lagi dengan ular besar macam keluarga python yang membutuhkan pakan dengan ukuran cukup besar seperti ayam atau marmut. Sebesar atau sebanyak apapun pakan ular kita tentunya lebih murah dari hewan lain seperti anjing dan kucing bukan. Selama satu pekan seekor ular sanca berukuran besar cukup diberi pakan seekor kelinci besar sedangkan ular kecil cukup diberikan pakan mencit.

3. Ular adalah hewan yang sangat menyenangkan
Definisi menyenangkan bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Untuk pemeliharaan ular bagi saya sisi menyenangkannya adalah ketika ular tersebut tumbuh besar dan gemuk. Salah satu kenikmatan para pemelihara ular adalah ketika melihat ular mereka makan. Mualai dari menginta mangsa sampai membelit dan menelan mangsa adalah pemandangan yang sangat menarik. Selain itu yang paling ditunggu para pecinta ular adalah menunggu ular mereka selesai melakukan pergantian kulit atau shedding.

4. Ular bukan jablai
Jangan dibelai, itulah bagaimana seharusnya pola interaksi manusia dengan ular. Berbeda dengan hewan mamalia atau jenis burung, ular tak membeutuhkan belaian. Ular pada adsarnya adalah hewan yang primitif dan memiliki otak yang kecil. Para pemilik ular yang telah lama memelihara ular menyatakan bahwa ular sama sekali tidak menginginkan sentuhan dan belaian di kepala. Justru yang terjadi ular kerap akan merasa terancam dan keget ketika kepala atau bagian lehernya di sentuh. Cara memegang ular pun dilakukan dengan memegang bagian bawahnya. Jadi tanpa waktu yang intens untuk saling membelai pun kita bisa menikmati keindahan ular kita.

Dari sekian banyak argumentasi saya hanya mengajukan beberapa point di atas. Sekiranya penjelasan saya sebelumnya dapat memberikan motivas atau bahkan menjadi rujukan untuk mempertimbangkan memelihara ular.

Panduan Memilih Ular Sebagai Pet Anda

Oleh wongbanyumas

Anda hendak memelihara hewan peliharaan? Jika anda memilih reptil khususnya ular sebagai pilihan anda maka anda perlu mempertimbangkan beberapa hal. Awal kali sebelum memulai memilih ular yang cocok hendaknya kita menghitung kembali berapa budget yang kita milik. Dana tersebut menjadi dua alokasi. Alokasi dana pertama adalah untuk membeli ular itu sendiri. Anda harus bisa mengukur kemampuan finansial anda. Ular high class macam ball python atau boa morph dapat menjadi pilihan. Anda pun dapat melirik retic morph jika kantong anda cukup tebal. Namun jika budget anda terbatas dapat memilih ular lokal yang murah meriah seperti keluarga python (molurus, retic, atau dipong), keluarga morelia juga bisa menjadi pilihan tepat.

Setelah menghitung budget anda untuk membeli ular impian selanjutnya yang perlu dipikirkan adalah berapa budget yg anda keluarkan untuk memelihara ular tersebut. Ular raksasa macam retic atau boa constrictor membutuhkan pakan yang banyak. Apalagi jika pakan ular kita seperti ayam ataupun kelinci. Tentunya anda harus berfikir ulang kembali sudah siapkah untuk mengeluardana memenuhi kebutuhan pakan pet kita?

Setelah budget ada dan ular sudah ditentukan selanjutnya kita harus memikirkan apa saja kebutuhan ular kita nantinya. Ular besar membutuhkan kandang yang besar pula. Sanca kembang atau retic bisa tumbuh menjadi ular yang sangat besar mencapai ukuran delapan meter. Jika memelihara dalam jangka waktu panjang maka harus mempunyai tempat yang cukup untuk memeliharanya. Kalau ular anda kecil macam carpet python, chondro, ataupun ular dwarf anda bisa mengalokasikan space yg lebih kecil. Apalagi jika ular pilihan anda macam jenis colubrid. Cornsnake hanya membutuhkan space yg kecil dan tidak sebesar retic.

Selanjutnya pertimbangkan pula seperti apakah karakter ular yang akan kita beli. Pemula sangat tidak disarankan untuk memelihara ular raksasa. Sebaiknya dimulai dengan memelihara ular yang mudah perawatannya semacam cornsnake atau kingsnake. Ular lokal seperti monopohon pun bisa menjadi pilihan tepat. Beberapa orang memulai hobi reptil dengan memelihara ball python. Ular jenis ini sangat populer karena karakternya yang cenderung kalem dan tenang, meskipun tidak semua jenis ini kalem.

Terakhir yang perlu kitasiapkan adalah banyak mencari info mengenai jenis ular. Kita bisa menemukan banyak caresheet bertebaran di dunia maya. Paling mudah adalah kita ikut bergabung dengan klub pecinta ular. Kita bisa menggali banyak sekali info dan tips soal memelihara ular. Jika ingin lebih dapat banyak info cobalah bergabung dengan salah satu komunitas reptil terbesar di Asia. Silahkan anda dapat mengunjungi http://www.reptilx.com/rxforum/.

Alamat Dokter Hewan se-Jabodetabek

JAKARTA

1. Jakarta Utara

Antonius S., Drh.
Jalan Kelapa Sawit Raya Blok EE9/10
Jakarta Utara
Telepon: (021) 452-0008

Cucu Kartini Sajuthi, Drh. (Praktik Bersama)
Ruko Nirwana Blok J-1 No. 2
Jl. Sunter Permai Raya
Sunter Asri Tahap III
Jakarta Utara
Telepon: (021) 651-5261 / 651-5262
Fax: (021) 651-5324
[B]buka 24 jam[/B]

Gunawan Rahardja, Drh
Jalan Kelapa Hybrida Raya Blok QG 10/21
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara
Telepon: (021) 4523136 / 4534658

Reagansan Purba, drh
Jln. Pulau Pelangi Blok E12/5
Sunter Kodamar - Kelapa gading barat
Kompleks TNI - AL (Jakarta Utara)
Jakarta Utara
Telepon: (021) 45847648
Handphone: 0813 1146 5527
Jam Praktik: 09'00 - 18'00 WIB
Alamat Praktek Lain : Rumah Sakit Hewan Jakarta
jl. Harsono RM No 28 (belakang) Ragunan - jakarta Selatan

S. Wiradja, Drh.
Jl. Gading Elok Timur No. 4
Kelapa Gading Permai
Jakarta Utara
Telepon: (021) 452-0175
Senin s/d Sabtu: Jam 17:00 - selesai

Tatang Cahyono, drh.
Jl. Pademangan VIII RT 016/010 No. 162, Jakarta Utara.
081330755112 dan 08881354501
Jakarta Utara
Spesialis akupuntur hewan, praktek di klinik bersama drh. Cucu
(Sunter) dan house call (Appoitment by phone)

Vitapet Animal Clinic
Kompleks Karina Sayang 1 no 8-8a.
Jalan Pluit Raya 200
Jakarta Utara 14440
Jakarta Utara
Telepon: (021) 6627933
Fax: (021) 6632425

Willy Rumawas, Drh
Jl Muara Karang Bl Z-2 U/12
JAKARTA, DKI JAKARTA
Indonesia-14450
Telepon: (021)6628702 , 021-662 2340

2. Jakarta Pusat

A. E. Perdanawinata DKK
Jalan Kartini Raya No.46 , Pasar Baru.
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 70113030

Gunawan Rahardja, Drh
Jalan Moti No.1 Cideng
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 6344170

Sutarman, Drh
Jalan Kebon Sirih Barat Dalam No.35
Jakarta Pusat
Telepon: (021) 3151989

Pet+Vet (drh. Eka)
Jl. K. H. Mas Mansyur No. 8A (front of Sudirman Park Apartment / London School's campus) Jakarta Pusat, Indonesia.
Telp. : 021 - 36965333
Hp : 087877111499
website : www.petvet.web.id

3. Jakarta Barat

AE Perdanawinata
Jl. Perjuangan Kelapa Dua Raya No. 2A
Jakarta Barat
Telepon: (021) 5367-0811

Agus, Drh.
Wahana Satwa
Jl. Lingkar Luar Barat
Ruko No. 2 E
Jakarta Barat
Telepon: (021) 545-4181
NOTE: menurut beberapa orang kredibilitasnya dipertanyakan? mohon dipertimbangkan
cek kasus >> http://archive.kaskus.us/thread/2062179

Betty Lestari, Drh.
Jl. Arteri Kelapa Dua No. 2 A
Kebun Jeruk
Jakarta Barat
Telepon: (021) 5367-0811
Handphone>n Garden Blok I-9 No. 35
Jl. Panjang
Jakarta BaraA 0815-891-4156

Chaidir Taufik, Drh.
Jl. Muwardi I / 2, Grogol
Jakarta Barat
Telepon: (021) 568-0672

Cucu Kartini Sajuthi, Drh. (Praktik Bersama)
Ruko Gret
Telepon: (021) 5830-2918 / 5830-2919
Jadwal Praktik:
Senin 09:00 - 20:00, Drh. Tan Siu Ing
Selasa 09:00 - 15:00, Drh. Nyoman Sri Widiasih; 15:00 - 20:00, Drh. Cucu Kartini Sajuthi.
Rabu 09:00 - 20:00, Drh. Erita Soyanti
Kamis 09:00 - 15:00, Drh. Nyoman Sri Widiasih; 15:00 - 20:00, Drh.

Heny Widiastuti, Drh.
Medika Satwa
Jl. Kemuning Bambu Larangan No. 199 Cengkareng
Jakarta Barat
Telepon: (021) 921-7978

Ida Aryani H, drh.
Jl. Puri Kembangan Raya 77H
Kedoya Rt 11/05
Jakarta 11520
SIPDH :983/M.20/1.823 504
Jakarta Barat
Telepon: (021) 5818662 / 70132664

Irfan, Drh
Jalan Kembang Kerep No.18
Meruya Utara
Jakarta Barat
Telepon: (021) 7332124

Made Suwardana,drh
Jl. Puri Kembangan Raya 77H
Kedoya Rt 11/05
Jakarta 11520
SIPDH :983/M.20/1.823 504
Jakarta Barat
Telepon: (021) 5818662 / 70132664
Handphone: 0818756829

Martina, Drh.
Jl. Mandala Timur No. 9, Tomang
Jakarta Barat
Telepon: (021) 568-6345

Mona Bustami, drh
Jl Lapangan Bola no. 5D
Kebon Jeruk - Jakarta Barat
Jakarta Barat
Telepon: (021) 53650946 / 33000658
Praktek
senin rabu, kamis, jumat: 09.00-21.00
sabtu-minggu: 10.00-16.00

Muhammad Munawaroh, Drh
Jalan Kemuning Bambu
Jakarta Barat
Telepon: (021) 8760963

drh Rini
Jalan Tanjung Duren II No.60
Telepon: 021-5684683
** cek cerita di page 4 buat testimoni

4. Jakarta Selatan

Alit, Drh.
Jl. RC Veteran No. 4, Bintaro
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 736-1502

Ambang, Drh.
Jl. Merawan N0. 22, Cinere
Sawangan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 754-5193

Bowo, Drh.
Jl. Harsono RM No 10, Ragunan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 780-4993

C.Koesharjono, Drh.
JL. WIJAYAKUSUMA I/26,
DEP - KES RI FATMAWATI.
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 7063-2339 / 0811-802-196
Handphone: 0855-101-3970
PRAKTEK: SENIN - SABTU: 08abu-Jumat Pk. 10.00-16.00
SIP No. 95/M.021/1.823.502

I Ketut Artanawa, Drh.
Jl. RS Fatmawati No. 38
Jakarta Selatan
Telepon: (021).30 - 17.00.

Gustav A. Mueller, Drh.
Jl. Cidodol Raya
Ruko No. 1 D Kebayoran Lama
Jakarta Selatan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 725-8410
Handphone: 0818687595
Praktek : Senin-R 751-3247

Ina, Drh.
Jl. Kemang Utara 47
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 719-3777

Klinik Hewan Nature Vet
Jl Tebet Barat Dalam VIII No 14, Tebet, Jaksel
Telp : 70720081, 98275717
Jakarta Selatan
Jam Praktek:
-Senin-Jumat 10.00-20.00 WIB
-Sabtu-Minggu 10.00-18.00 WIB
Melayani juga terapi akupuntur dan laser akupuntur untuk hewan.

Klinik My Pet
Jl. Kemang selatan no. 7A
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 766-8241

Kristanto, Drh.
Jl. Tarogong
Jakarta Selatan
Handphone: 0815-963-5750

Puguh Supriyanto, Drh.
Jl. Tanah Baru Raya No. 20 A
Depok
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 775-6222

Rumah Sakit Hewan Jakarta
Jl. Harsono RM, Ragunan
Jakarta Selatan
Telepon: (021) 789-1093 / 789-1095

Animal Clinic My Vets
Dr. Siti Zaenab
Jl. Kemang Selatan 8 no 7a
Nomor: 0217668241
nomor dokternya: 081672729

Klinik drh. Sj. Sikar
Jl. Taman Radio Dalam VII No. 30; Telepon: (021) 723-6746

Groovy Vet Care
Jl. Radio Dalam No. 47B; Telepon: (021) 721-1138; (021) 72800617; 0811 888 2490

Drh. Prijono
Jl Tebet Barat Dalam VIII J

5. Jakarta Timur

Amir, Drh.
Jl. Radar AURI No. 4, Cibubur
Jakarta Timur
Telepon: (021) 912-8790

Cholilah K., Drh.
Jl. Kayumanis X No. 23
Jakarta Timur
Telepon: (021) 856-5762

Dewi Suryani Kurniasih, Drh.
Komp. Bumi Makmur
Jl. Beo No. 4
Jatimakmur, Pondok Gede
Jakarta Timur
Telepon: (021) 847-3851
Senin s/d Jumat,
Pagi: 08:00 - 10:00
Sore: 17:00 - 20:00
Hari libur dan kunjungan ke rumah dengan perjanjian.

Ida Sunar Indarti, Drh.
Jl. Anyelir G 33, Cijantung II
Jakarta Timur
Telepon: (021) 840-0553
Handphone: 08129016004
E-mail: drh_ida5@hotmail.com

M. Th. Widiastuti, Drh.
Jl. Dermaga No 26 Duren Sawit
Jakarta Timur
Telepon: (021) 861-1631

Nurmansyah, drh.
Jl. H. Dogon Blok G 5 no. 10B
Komplek DKI Pondok Kelapa
Jakarta Timur
Telepon: (021) 68785885
Handphone: 081573126359
Jam Praktek 9.00 s/d 21.00
Senin s/d Minggu
Menerima house call

Porindra, drh
Cipinang
Jakarta Timur
Telepon: (021) 850 1143
Handphone: 0816 189 9425

Fiqrie, Drh
Jalan Manunggal 2 No.14 Ceger-Cipayung
Jakarta Timur
Telp : 08567338834
Email : fikri.vet41@gmail.com
Veterinary House call Service (by Appointment)
Dokter hewan kunjungan rumah dengan perjanjian

BOGOR

Rumah Sakit Hewan IPB Darmaga
Kampus IPB Darmaga
Bogor Jawa Barat
Telp : 0251-420503
Rumah Sakit Hewan pendidikan dengan peralatan dari Jepang, terlengkap di Asia Tenggara. Fasilitas Operasi besar, kecil, USG, X Ray, Fluoroskopi, endoskopi, dental scaling, rawat inap, penitipan, dll
Kontak Drh. Arni Diana Fitri (Nana) 085216222110

Klinik Taman Kencana
Jl Papandayan 3 Taman Kencana
Bogor Jawa Barat
Telp : 0251-323173
Depan bogor internasional school. Buka : senin-sabtu jam 09.00-21.00 wib

Tamara Horizona,drh
Jl. Jend. A. Yani no. 19
BOGOR jawa barat 16161
Telp : 08129110924;085695252010;0251-2152902
Email : tazvet@yahoo.com

Drh. Luciana Suhendra
Baranangsiang Indah, CVI-3
Bogor Jawa Barat 16710
Telp : 0251-335146, 0251-7175567, 0812 9119119
Email : luciana.suhendra@yahoo.co.id
Praktek menurut perjanjian.

Klinik Hewan Cimanggu
Jl. anggrek no. 13 Taman Cimanggu Bogor
Bogor Jawa Barat
Telp : 0251-833459

Drh Lina
untuk daerah jabodeta
house call service veterinary (sabtu - minggu )
hari biasa praktek di cirendeu raya no 56c. ( V-PETSHOP )
no HP 08176495171

Drh. Henny Endah Anggraeni, MSc
Jalan laladon Permai No. 37, Komplek Laladon permai
Ciomas-Bogor Jawa barat 16610
Telp : 081514394201
Email : henny_ea@hotmail.com

drh. Yunianto
Komp. BDB II FN 7 JL RAYA SUKAHATI
Cibinong-Bogor Jawa Barat
Telp : 0816639654
Email : yoen2006@gmail.com
Veterinary House call Service (by Appointment)
Dokter hewan kunjungan rumah dengan perjanjian

DEPOK

drh.Erna Rahmawati
Perumahan MUTIARA blok C-5 Depok
DEPOK Jawa Barat
Telp : 08156850020
Email : ernafitri@yahoo.com
Praktek Setiap Hari Menurut Perjanjian (House Call)

Drh. Puguh Supriyanto
Jl. Tanah Baru Raya No. 20 A
Depok Jawa Barat
Telp : 021-775-6222

Drh. Rahmat Maharis
Depok Indah 2 Blok B no. 11 Beji / Bukit Sawangan Indah Blok D12 no. 5 Sawangan
Depok Jawa Barat 16421
Telp : 0251-612491 / 081310599844
Email : r_mahardian@yahoo.com
Praktek Setiap Hari Menurut Perjanjian (Pelayanan Home Visit)

drh. Joko Santosa
Jl. Margonda 9B
Depok Jawa Barat
Telp : 08174876067
Email : jekewaepiye@yahoo.com

TANGERANG

Drh. Aris Widajat H.
Jl.Cimone Permai II Kav.9
Tangerang Banten 15114 Indonesia
Telp : 021-5525321
Email : arisw@hotmail.com
Prektek setiap hari kerja jam 18.00 - 20.00

Klinik Hewan Angsna Satwa (KHAS)
Jl. Raya M Toha Cadas Teritih
Tangerang Banten 15520
Telp : 021-5925165, 0813 15 33 75 99
Email : angsana_satwa@yahoo.com

Drh. Ibnu Ariefyanto
Gedung Cisadane Lt. II Jl. K.S. Tubun No.1
Tangerang Banten 15555
Telp : 021-55795721
Email : angsana_satwa@yahoo.com

Klinik Hewan Laras Satwa
Ruko Golden Boulevard Blok D No 15 BSD City
Tangerang Banten 15322
Telp : 021-53160750/53160751
Email : vivin_drh@yahoo.com

Klinik Hewan Laras Satwa Bintaro
Jl. Bintaro Utama 9 Blok HB 1 No 7
Tangerang Banten
Telp : 021-7452413 atau 021 - 74863545
Email : laras,satwa@yahoo.com

Drh. Reny Sulistyaningsih
Graha Gardenia Ext. Xp.3 / 31, CITRA RAYA
TANGERANG BANTEN
Telp : (021) 93175260, 081317995157

drh. Afif Yuda Kusumah
Jl. Rawa Buntu Raya No. 64
Tangerang Banten
Telp : 08129612029 , 70960783
Praktek senin s/d sabtu jam 8.00 s/d 20.00.
Hari minggu dengan perjanjian.

Vet Drh Dewita Nurza
Jl Ciledug Raya No. 8E
Kreo, Ciledug, Tangerang
Telp : 021 - 93330789

drh. Iwan Kusuma
dekat perempatan ciledug (alamat menyusul)
Email : iwan.kusuma@yahoo.com
telp: 081763337333

Drh. Chandra ari Haryani
Hp 0813 8733 3341
Laras Satwa
klinik hewan - pet shop & salon hewan
Ruko New Asia no 258
Jl. Permata, Lippo Karawaci
Tangerang
Telp : 021 5565 5545
021 5949b4575
Email : slippo@gmail.com

BEKASI

drh.Rudi H.Panggabean
JL. Kyai Haji Noer ALi, Komp. Ruko Mega (Ruko No. 10) Kalimalang
Bekasi Jawa Barat
Telp : 081380001635
Email : rudi_vet2002@yahoo.com
Praktisi hewan kecil ( anjing dan kucing). Veterinary surgeon. Bisa House Call dengan perjanjian.

Drh. Ririn
Jl. Alternatif Cibubur Km 2,2 No. 1 H, Cibubur
Bekasi Jawa Barat
Telp : 021) 8459-3733

Drh. Puput
Jl. Kemang melati 6 blok O no. 29, Kemang Pratama II
Bekasi Jawa Barat
Telp : 0815-168-0366

Drh. Nita
Pondok Pekayon
Bekasi Jawa Barat
Telp : 0812-956-2524

Drh. Cut Nurmaini
Jl. Gabus No. 13, Perumnas II
Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-925-5981

Drh. Agatha
Jl. Akalipa Blok E 11, Kemang Pratama 3
Bekasi Jawa Barat
Telp : 021- 8241-4489

drh. Tinita Saraswati
Jl. Mahoni II Blok C9 No. 14 Pondok Pekayon Indah
Bekasi Jawa Barat 17148
Telp : 021-68459981
Email : yoga1002_darmawan@yahoo.com

drh. Elfan Briska Darmawan
Jl. Mahoni II Blok C9 No. 14 Pondok Pekayon Indah
Bekasi Jawa barat 17148
Telp : 0818823914
Email : evan1024_yoga@yahoo.co.id

Drh. Vita Lita Rusli
Jl Raya Narogong km 12, pangkalan 2, belakang smp 27, desa Sumur Batu, kec. Bantar gebang
Bekasi Jawa barat
Telp : 08128381051

IRMA BUDIANY ,drh.
jl. Rajawali VII/9 Kranggan Permai
Bekasi Jawa Barat 17433
Telp : 021-8440352
Konsultasi Gratis bisa lewat telepon atau langsung datang ke tempat praktek
No .Telepon Rumah. (021) 8440352 HP. 08561043597.
Melayani Pengobatan, Vaksinasi, Mandi, Macure/Pedicure, dll.
Siap Datang Merawat / mengobati Hewan Kesayangan Anda
Praktek Setiap Hari : Jam !7.00 s/d 21.00 Kecuali Sabtu dan Minggu Buka dari Pagi

Pekayon Pet Clinic
Jl. Raya Pekayon No. 24 C, Pekayon
Bekasi Jawa Barat
Telp : 021 68355368

Drh. khaizir
jl.siput 3 no.70 Rt02/09 perumnas 2 bekasi selatan
bekasi jawa barat 17144
Telp : 081381227807

Drh. Hendra Saputra
Ruko Masnaga Jl. Bintara Raya No. 1 Bintara
Bekasi Barat Jawa Barat 17134
Telp : 021-9380154

PET's CARE N CLINIC
Komplek ruko galaxy Jln pulo ribung raya no 7
Bekasi selatan Jawa barat 17144
Telp : 021-98255981 021-93593415 081399302472 085213338083

Klinik Hewan Jakasampurna
Jl. Mataram Raya 19, Jakasampurna Bekasi
Telp. 021- 889 533 19

Drh. Budi Santosa
Wisma Kusuma Indah C 45
Pondok Gede- Bekasi
Telepon: 021 - 8466339
Setiap hari kerja Jam Praktek : 18.00 - 20.00 (perjanjian).
Hari Minggu dan libur tutup.

Beternak Tikus Putih

Oleh wongbanyumas

Tikus putih termasuk dalam keluarga rodentia sehingga masih termasuk kerabat dengan hamster, gerbil, tupai, dan mahluk pengerat lainnya. Tikus putih yang kita bicarakan kali ini adalah tikus mencit mus musculus. Bagi para pecinta reptil seperti ular atau pun biawak tikus putih adalah makanan yang populer. Tikus sangat digemari lantaran kandungan gizi yang dimiliki lebih banyak dari pakan lain seperti katak atau burung emprit. Tikus putih (mencit) sangat mudah dikembang biakkan.

Untuk memulai melakukan breeding mencit yang paling penting adalah menyiapkan indukan. Indukan memegang peranan penting dalam proses breeding. Indukan yang baik dan sehat akan menghasilkan banyak anakan. Tak hanya menyiapkan indukan kita juga harus menyiapkan fasilitas breeding serta pakan.

Untuk memulai breeding kita memilih calon indukan yang telah matang kelamin. Induk yang siap kawin adalah yang berumur lebih dari dua bulan. Untuk membedakan jantan dan betina bagi para pemula sangat sulit. Sebenarnya caranya sangat mudah untuk membedakan jenis kelamin tikus putih. Coba pegang buntut hingga tubuh tikus menggantung dan lihat bagian anus. Untuk tikus jantan akan terlihat buah zakar yang cukup besar sedangkan pada tikus betina tidak ada.

Setelah mendapat sepasang induk langkah selanjutnya adalah dengan mencampurkannya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal kita dapat menggunakan rasioa satu ekor pejantan dengan tiga ekor betina. Biarkan mereka ‘bermain’ bersama sesuai instingnya dan ga perlu diajarin lho... :p

Wadah yang dapat kita gunakan bermacam-macam mulai dari aquarium sampai bak fiber. Wadah tersebut terserah anda dan sesuaikan dengan kantong anda. Ketika melakukan pencampuran induk stimulasikan dengan taoge. Taoge terkenal sebagai obat mujarab untuk memperbanyak anak tikus. Indukan yang diberi paka taoge biasanya lebih tokcer dan anaknya sangat banyak.

Coba sesekali anda cermati para indukan betina. Masa kehamilan tikus putih adalah dua pekan. Setelah satu pekan lebih akan terlihat perut tikus membesar dan tampak jendolan. Kalau kita angkat ekornya maka akan terlihat seperti buah pear yang ranum. Segera kita pisahkan dari tikus yang lain. Tempatkan di tempat yang tenang agar sang ibu tidak mengalami stress. Berikan pakan dan minum yang cukup agar gizi sang induk tetap oke. Sebab pasca melahirkan sang induk harus menyusui selama dua pekan lebih.

Setelah beberapa hari dipisah sang induk biasanya segera melahirkan anaknya. Anak tikus (cindil) yang berwarna merah sangat kecil seukuran seruas jari saja. Induk betina yang telah dipisah soliter akan menjaga dan mengawasi anaknya. Jangan sampai indukan ini stress atau kekurangan makan/minum karena mereka bisa memakan anaknya sendiri. Pada saat awal kelahiran jangan kaget jika anda menemukan anak tikus yang dimakan. Tak perlu khawatir karena yang dimakan itu adalah anakan yang cacat.

Berikan pakan yang berkualitas mulai dari campuran biji-bijan dan voer (pur) ayam. Air minum pun jangan sampai telat agar sang ibu tidak kehabisan cairan tubuh ketika menyusui. Selama satu pekan pertama cindil masih sangat merah. Pekan kedua bulu mulai tumbuh dengan cepat. Memasuki pekan ketiga bulu telah tumbuh dengan sempurna dan tikus muda mulai berjalan-jalan walaupun matanya masih tertutup. Pekan ketiga mata mulai terbuka dan anakan sudah dapat makan sendiri. Selanjutnya angkat indukan anda. Dalam dua bulan anak tikus tadi akan besar dan siap dikawinkan kembali. Selamat mencoba...

Penyakit Dubur Keluar (rectal collapse/prolaps) Pada Candoia


Dubur keluar terjadi ketika bagian terakhir dari usus - dubur - "muncul keluar" dari anus. Bahayanya ialah bahwa bagian tersebut dapat kering atau luka-luka ketika ular bergerak, membengkak dan mati, dan dapat mematikan jika tidak ditangani dengan cepat. Penyakit ini di Candoia tampaknya sangat langka, mungkin hanya terjadi pada ular tertentu. Prolapse di ular pada umumnya, bagaimanapun, tidak jarang, tetapi tidak cukup umum. Pada green tree boas hal ini sering terjadi. Ada beberapa kemungkinan alasan untuk sebuah prolaps: parasit, dehidrasi, stres, dan overfeeding / powerfeeding. Kebanyakan candoia mengalami kegemukan akibat overfeeding hal ini yang memicu terjadinya prolaps. Selain itu penyabab lain juga dehidrasi, meskipun mangkuk besar air dan mistings tiga kali seminggu.

Prolaps jika tidak segera ditangani akan mengakibatkan prolaps tersebut mengering. Bahkan pada beberapa kasus dapat membentuk membran pelindung seperti kulit. Jika tidak tepat untuk memasukkan kembali prolaps ke dalam perut akan menimbulkan luka pada membran tipis tersebut. Kami berpikir untuk sementara bahwa hal itu tidak akan mungkin untuk masukkan kembali dan itu harus dipotong. Beberapa dokter hewan menggunakan thermometer untuk memasukkan kembali prolaps ke dalam perut ular.

Untuk mengobatinya dapat dilakukan dengan melakukan pengurangan makanan. Jangan sekali memencet perut ular dengan alasan apapun. Berikan air hangat diperutnya agar ular merasa nyaman dan diharapkan prolaps akan masuk kembali ke dalam perut.

Jika terjadi prolaps kita dapat segera memasukkan prolaps tersebut ke dalam perut ular. Dilakukan dengan jari saja cukup. Kalua jijik dapat menggunakan sarung tangan. Anda dapat menggunakan gula dan pasta air dan dioleskan pada prolaps, atau krim wasir untuk mencoba mengurangi pembengkakan untuk membantu dengan memasukkan ke dalam perut. Anda juga harus menjaga prolaps yang lembab dengan sedikit minyak mineral atau KY jelly.

Dokter hewan mungkin dapat mendorong prolaps kembali dalam menggunakan jarinya atau termometer. Jika ia tidak bisa, tapi dubur masih sehat, ia mungkin menyarankan sayatan kecil untuk memperbesar anus, memberikan ruang yang cukup untuk mendorong prolaps kembali masuk Jika prolaps rektum rusak, mati atau kering.

Dua jahitan, satu di kedua sisinya, bisa dianjurkan untuk memastikan penyembuhan yang tepat. Berikan ular dengan antibiotik oral. Jangan beri makan ular Anda selama 3 minggu. Anda harus memastikan ular telah membuang kotorannya. Sebaliknya, menyediakan mangkuk kecil air dan lembab dengan lumut sphagnum basah.

Berikan antibiotik jika perlu, mengurangi makan untuk satu kali makan kecil (hanya cukup untuk menyebabkan benjolan kecil di perut) setiap 2-3 minggu; tingkatkan kelembaban, tempatkan di tempat yang tenang. Selamat mencoba....

STANDAR PLAKAT (Panduan Kontes Cupang Standar IBC) Part 3

Plakat merupakan Cupang tertua dan didapat dari binatang yang diternakan untuk diadu. Plakat Kontes tidak jauh berbeda dengan aslinya. Semua plakat memiliki ekor pendek agar dapat berenang dengan cepat. Khususnya untuk sirip anal dan dorsal harus tidak melebihi lebar badan dan sirip caudal harus tidak lebih dari 1/3 dari panjang badannya. Dibanding dengan Cupang kontes lainnya, bentuk dari badan plakat lebih besar dan bobotnya terlihat besar. Plakat diharapkan terlihat lebih agresive dibanding dengan Cupang kontes lainnya, untuk mendapatkan bentuk pit bulldog, dan secara terus menerus waspada.
 
Kelas plakat ditentukan berbeda pada bentuk badan dan siripnya begitu pula dengan warnannya, yang digambarkan secara lengkap dibawah ini. 2 Bentuk plakat yaitu tradisional plakat dan Kontes plakat. Keduanya dapat masuk pada kelas komersial atau pemula. Disini dinilai tidak hanya membandingkan keduanya, tetapi dengan derajat sesuai dengan kelasnya.Plakat tradisional dapat memiliki banyak warna. Kelas plakat kontes dikenal dalam 4 warna. Ini dapat berubah setiap tahunnya tetapi saat menulis ini, kelas dari warna-warna tersebut adalah Solid Light atau Dark bodied iridescent, solid light atau dark bodied non-iridescent, solit metallic dark bodied, dan AOC. Paatterned, bicolor, marble dan light bodied metallic (yaitu metallic yellow atau metallic opaque) akan lebih tepat dimasukan pada AOC.

Menilai criteria warna dilakukan pada kesepakatan dengan typing system yang dijelaskan pada Chapter 6 dan berhubungan dengan spesial standard pada Chapter 7. Sebagai tambahan untuk warna ini pada penambahan warna – wild type – juga tersedia pada plakat dan ikan dengan warna ini dapat terlihat pada kelas tradisional atau Kontes plakat. Badan dari wild type adalah coklat gelap, dengan beberapa baris warna iridescent kebanyakan pada bagian atas dari badan, ujung sisik hitam. Kepala bagian atas gelap, sedikit terang pada bagian bawahnya, dengan sedikit warna iridescent atau tidak sama sekali. Mata gelap dengan tanda iridescent. Dorsal berwarna iridescent hijau-emas, dengan raynya hitam dan garis hitam tak beraturan. Caudal memiliki warna sedikit hitam pada ujung dan berwarna red dan green iridecence yang tidak memiliki pattern. Sirip anal memiliki warna yang similar, tetapi bagian ujung belakang dari sirip berwarna merah. Sirip petoral tidak memiliki warna atau hitam diujungnyua dan sirip ventral berwarna merah, black atau iridescence dengan ujungnya berwarna putih. Batasan dari standard ini digunakan untuk single tail plakat jantan. Untuk double tail plakat jantan harus menggunakan bentuk variasinya; betina double tail plakat harus mengikuti kelas warna double tail pada umumnya.

KRITERIA UNTUK BENTUK
Plakat Tradisional
Plakat tradisional terlihat besar, badan terlihat berat ikan yang agresif dengan siripnya berbeda/Terpisah.
  • Dorsal – Sirip dorsal bisa berbentuk bulat atau bisa juga pada ujung belakangnya lancip.
  • Anal – Sirip anal memiliki bentuk trapezium dengan ujung bagian depannya (anterior) lebih pendek dari ujung bagian belakangnya (posterior). Ujung Posteriornya harus lancip. Saat ngedok ujung belakangnya dari sirip anal harus overlap dengan bagian bawah dari sirip caudal.
  • Caudal – Sirip Caudal bisa berbentuk Spade atau bulat. Kalau berbentuk Spade bagian lancipnya harus tepat ditengah-tengah sirip. Bukaan Caudal 1800 lebih disukai, tetapi berbeda dengan yang diinginkan untuk Cupang Kontes lainnya dan untuk kelas Plakat lainnya. Pertama-tama sudut dari sirip anal diharapkan berbentuk bulat dari pada memiliki bentuk D. Kedua bukaan caudal 1800 tidak diperoleh dengan banyaknya ray pada sirip Caudal. Lalu bukaan caudal pada plakat tradisional diperoleh dengan meningkatnya voilume dari selaput antara ray dari pada banyaknya ray pada sirip.
  • Sirip Ventral – Sirip ventral bisa saja besar atau kecil, tetapi diharapkan terlihat lebih panjang dari Cupang Kontes lainnya, 2/3 panjang dari panjang tubuh (yag diukur dari awal sirip ventral hingga ke caudal peduncle) atau lebih.
  • Sirip Pectoral- Sama dengan Cupang Kontes lainnya.

 
Bentuk dari Plakat Tradisional dan kesalahan pada Sirip
  1. Bada terlalu besar dan berbobot (Sligth Fault)
  2. Sirip Dorsal sempit (Minor Fault)
  3. Sirip Ventral lebih pendek dari 2/3 panjang badan (Minor Fault)
  4. Bukaan Caudal > 1650 , tetapi < 1800 (Minor Fault)
  5. Pencabangan pada Caudal lebih besar dari 20 (Minor Fault)
  6. Sirip Anal bulat – tidak lancip (Major Fault)
  7. Sirip Caudal lebih kecil dari 1650 (Major Fault)
  8. Sirip Ventral ½ panjang badan atau kurang (Major Fault)
  9. Badan sangat kurus hampir serupa dengan spesies Cupang lainnya.
Plakat Kontes
Plakat ini sudah banyak diternakan belakangan ini, kombinasi antara tradisional plakat dan cupang kontes. Seperti plakat tradisional, bentuknya tidak simetris. Standard plakat kontes sama dengan tradisional plakat dengan 2 pengecualian penting berikut ini:
 
Dorsal: Sirip Dorsal harusnya semi lingkaran dan lebih disukai bukaannya seperti kipas. Kapasitas dari sirip untuk membuka pada kontes ini sering diperoleh tidak dengan besarnya volume, akan tetapi dengan banyaknya cabang ray pada sirip.

Caudal: Tidak seperti Plakat tradisional, Sirip caudal sama dengan standar cupang kontes, kecuali tidak lebih panjang dari 1/3 badannya. Ujungnya lurus, memiliki cabang 4 dan dengan bukaan sempurna 1800 dengan bentuk ekor semi lingkaran lebih disukai.
 
Bentuk Plakat Kontes dan Kesalahan pada Sirip:
  1. Sirip Ventral sedikit lebih pendek dari 2/3 panjang badan (Slight Fault)
  2. Dorsal dan Anal kebanyakan ray pada sirip Caudal (ray paling ujung) lebih pendek dari ray lainnya pada sirip Caudal (yang kemudian sebut berujung bulat) (Minor Fault)
  3. Sirip dorsal tanpa memiliki cabang (branching) (Minor Fault)
  4. Sirip Ventral ½ panjang badan atau kurang (Minor Fault)
  5. Pencabangan pada sirip Caudal < 30 (Minor Fault)
  6. Sirip anal tidak terlihat jelas menurunnya dari bagian paling depan (anterior) ke bagian paling belakang (posterior) (Major Fault)
  7. Ujung pada sirip anal tidak meruncing dan panjang (Major Fault)
  8. Bukaan Caudal lebih kecil dari 1800 (Major Fault)