Pages

Prospek ikan cupang hias di Purwokerto

oleh wongbanyumas

Ikan cupang sebagai ikan hias yang sangat populer dikalangan para pecinta ikan hias memiliki daya tarik tersendiri. Di pasaran terdapat dua jenis ikan cupang yakni cupang adu dan cupang hias. Varietas cupang hias dikenal dengan nama ilmiah betta splendens. Sedangkan cupang aduan ada berbagai macam varietas antara lain betta imbelis, betta rubra, betta unimacullata, dll. Ikan dari genus betta ini merupakan kerabat dekat gurami karena satu ordo yakni ordo labyrinth. Ikan cupang memiliki kemampuan untuk mengambil nafas langsung ke permukaan air. Hal ini berkat organ bernama labirin yang berada di insang ikan cupang.

Pada ikan cupang hias memiliki sirip dan ekor yang indah berwarna-warni. Cupang hias tidak harus berbuntut panjang sebab saat ini telah lahir strain baru yakni jenis plakat. Cupang jenis plakat sepintas mirip dengan cupang aduan namun memiliki bentuk tubuh yang lebih indah dan warna yang cemerlang. Cupang aduan secara general memiliki ciri fisik dengan bentuk tubuh yang kurang menarik dan biasanya berwarna gelap. Keindahan ikan cupang sudah sangat diakui oleh para pecinta ikan hias.

Salah satu bukti betapa besarnya pamor ikan ini adalah dengan dibentuknya IBC (international betta congress) yang merupakan komunitas pecinta ikan cupang di seluruh dunia. Ikan cupang sebagai hewan peliharaan tidak hanya di Indonesia melainkan sampai ke mancanegara. Padahal ikan cupang merupakan varietas asli yang berasal dari daerah tropis asia tenggara yang khususnya berasal dari Indonesia. Dahulu ikan cupang dari indonesia di introduksi ke luar negeri. Mereka melakukan perkawinan untuk menghasilkan varietas baru yang menjadi ikan cupang seperti sekarang ini. Negara yang kini menjadi eksportir cupang dunia antara lain Singapura, Thailand, Indonesia, Brunei, dan Malaysia.

Posisi Indonesia yang hanya menduduki peringkat ketiga agak dipertanyakan. Hal ini diakibatkan Indonesia memiliki kekayaan varietas yang lebih unggul jika dibandingkan dengan negara lain juga didukung dengan lingkungan yang merupakan habitat asli ikan cupang. Sayangnya di negeri ini budidaya ikan cupang hias masih dianggap sebelah mata. Berdasarkan data terakhir dari IBC, di Thailand setiap bulannya sebuah farm (peternakan) menghasilkan 10.000 ikan yang di ekspor ke luar negeri terutama Amerika dan Eropa. Jumlah farm di Thailand sendiri mencapai ribuan.

Ikan hias ini jika dikelola dan dibudidayakan dengan serius maka akan sangat menguntungkan. Akan tetapi untuk menghasilkan keuntungan yang besar kita juga membutuhkan modal yang cukup besar. Karena memang harga indukan berkualitas cukup mahal di pasaran.


Kelebihan yang dimiliki ikan cupang antara lain :
1. Merupakan ikan yang tidak mengenal musim kawin. Sehingga kapan saja dapat melakukan pembudidayaan.
2. Ikan cupang dikenal sebagai ikan yang tahan banting. Ikan ini sangat tahan terhadap berbagai penyakit yang menyerang. Selain itu ikan cupang memiliki toleransi yang tinggi terhadap perubahan kualitas air.
3. Varietas ikan hias memiliki warna yang banyak dan beraneka ragam jenis. Jika dilakukan perkawinan silang secara intensif akan menghasilkan keturunan yang sangat menarik.
4. Selain keindahan fisiknya ikan cupang juga memiliki sifat periang yang dapat dijadikan pelepas stress. Peluang dengan banyaknya kontes cupang hias di Purwokerto yang frekwensinya semakin intensif.
5. Pemasaran ikan yang sangat mudah dan digemari dari berbagai kalangan. Mulai dari orang tua sampai dengan anak-anak sekolah dasar.

Prospek ikan cupang sebagai ikan hias sangatlah besar setiap harinya permintaan ikan hias ini cukup signifikan. Penikmatnya tidak hanya dikalangan anak kecil seperti jaman dulu. Ikan cupang kini digemari banyak orang dari berbagai usia, golongan dan segala lapisan segmentasi masyarakat. Pemasarannya tergolong mudah karena permintaan akan ikan ini terus mengalir. Serta jenis cupang hias juga sangat banyak, mulai dari jenis slayer, serit (crown tail), halfmoon, double tail/cagak, sampai jenis plakat. Ikan cupang memiliki tempat tersendiri dikalangan pecinta ikan hias. Perlu diingat bahwa ikan ini tidak mengenal musim seperti ikan louhan, diskus, tetra, dll.

Krisis ekonomi seperti saat ini juga menuntut kita untuk memutar otak guna mencari penghasilan tambahan. Salah satu alternatifnya adalah dengan menjadi breeder ikan cupang. Pekerjaan ini mungkin terlihat remeh dan prospeknya kurang menjanjikan. Namun jika ini digarap dengan serius dan ketekunan, kita akan memperoleh hasil yang tidak mengecewakan.

Purwokerto yang merupakan daerah yang menjadi tempat transit penghubung antara jawa tengah dan jawa timur merupakan daerah yang cukup potensial dalam pengembangan ikan cupang. Maraknya kontes-kontes cupang hias yang dilaksanakan di kota ini mulai dirasakan akhir-akhir ini. Banyak anak-anak sampai kalangan orang tua turut berpartisipasi. Angka permintaan ikan cupang hias cukup tinggi. Dalam satu hari berdasarkan survey kami jumlah transaksi ikan yang dilaksanakan sampai dengan 1500 ekor per pekan.

Namun sayangnya dengan angka permintaan yang cukup besar masih belum bisa dipenuhi oleh para pedagang. Banyak permintaan ikan cupang hias tidak dapat dipenuhi di kota purwokerto. Salah satu penyebabnya adalah karena sebagian besar ikan yang beredar di Purwokerto berasal dari luar kota seperti pekalongan, cilacap, dan jakarta. Ikan cupang sendiri merupakan ikan hias yang sangat mudah dikembangbiakkan. Namun jumlah peternak ikan cupang hias di Purwokerto sangat sedikit dan kualitas ikan yang dihasilkan tidak seperti permintaan pasar.

Banyaknya pecinta (hobiis) ikan cupang di Purwokerto menjadi peluang yang cukup menjanjikan untuk dijadikan alternatif usaha. Selain mudah penjualannya ikan ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi terutama ikan yang berkualitas kontes. Bahkan memungkinkan untuk memasarkan barang ke luar kota. Mudahnya memperoleh pakan alami juga menjadi nilai tambah dalam usaha beternak ikan cupang hias. Karena semakin dekat dengan faktor produksi akan menambah nilai plus suatu usaha.

Perkembangan kota ini yang mulai menggeliat dengan aktifitas perekonomian yang sangat pesat menggambarkan terjadinya kenaikan taraf hidup penduduk. Pada dasarnya setiap manusia harus memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan yang beragam dari setiap orang harus dipenuhi dengan alat pemuas kebutuhan. Ikan cupang merupakan alat pemenuhan kebutuhan yang sifatnya sekunder. Melihat pada taraf ekonomi masyarakat di daerah Purwokerto yang sudah mapan dan tingkat pembangunan yang sangat pesat menyebabkan masyarakat letih. Keletihan masyarakat tersebut membutuhkan sarana relaksasi yakni hewan peliharaan. Berbeda dengan anjing maupun kucing yang memerlukan perlakuan sangat intensif. Ikan cupang merupakan ikan hias yang sangat toleran terhadap berbagai keadaan dan penyakit. Sehingga seringkali ikan cupang menjadi pilihan sebagai hewan kelangenan. Keindahan sirip dan ekornya dapat menjadi obat penghilang stress.

Dengan angka kebutuhan hidup yang rendah dan telah tertutupi dengan upah minimum regional. Maka biasanya apabila manusia telah memenuhi kebutuhan primernya yakni sandang, pangan, dan papan akan memenuhi kebutuhan lainnya. Ikan cupang kini menjadi salah satu barang yang menjadi alat pemenuhan kebutuhan tersebut. Tak hanya menjadi sebuah hobi, ikan cupang juga mulai beralih menjadi sebuah gaya hidup. Beberapa hobiis terutama dari etnis tionghoa sangat menggemari ikan ini. Ikan cupang sebagaimana ikan arwana maupun lohan dipercaya sebagai pembawa keberuntungan karena mendukung dalam feng shui.

Secara letak geografis kota Purwokerto terletak di kaki bukit Gunung Slamet. Posisi kota Purwokerto sebagai tempat pembudidayaan ikan hias cukup potensial. Salah satu daerah sentra penghasil ikan yakni di daerah Kecamatan Beji. Sayangnya ikan yang yang diproduksi adalah ikan konsumsi semacam lele, gurami, dan ikan mas. Keadaan tanah dan kondisi air sangat mendukung dalam usaha pembudidayaan ikan hias. Ikan cupang pada dasarnya hidup dalam lingkungan dengan suhu 27-33 derajat celsius serta dengan Ph air yakni antara 6,5-7,5 derajat. Keadaan kota Purwokerto mendukung kehidupan ikan cupang.

Melihat pada komposisi penduduk kota ini yang didominasi oleh pendatang, terutama mahasiswa. Tempat yang kami ajukan juga sangat potensial dikarenakan para pendatang tersebut memang menyukai hewan peliharaan. Berbeda dengan masyarakat kota Purwokerto asli yang kurang menyukai hewan peliharaan. Aktifitas perniagaan memang menjadi salah satu andalan kota ini disamping pariwisata alamnya yang terkenal. Dengan dibangunnya banyak pusat perdagangan menandakan geliat ekonomi warga yang sangat cepat dan tinggi. Tak heran jika kebutuhan sekunder dan tersier (mewah) mulai dicari warga untuk memenuhi kebutuhannya.

Keadaan yang demikian tidak dibarengi dengan jumlah pasoka ikan cupang hias yang berkualitas. Selama ini ikan cupang yang diperoleh berasal dari luar kota. Yang menjadi penyebabnya adalah karena para pedagang lebih menyukai untuk menjadi distributor saja. Alasannya karena perputaran uang lebih cepat. Dalam satu minggu arus perputaran uang dalam perdagangan ikan hias mencapai sepuluh juta rupiah. Padahal dengan bermodalkan kesabaran keuntungan yang akan di tangguk juga tidak sedikit. Oleh karena itulah kami berusaha untuk memenuhi permintaan konsumen tersebut dengan memproduksi secara mandiri.

Mencari hukum yang berpihak kepada rakyat


Oleh wongbanyumas

Hukum terbentuk dalam masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Dalam pola interaksi masyarakat sering menimbulkan benturan kepentingan dan egoisme. Hukum sebagai sarana yang menjembatani kepentingan tersebut hendaknya bersifat dinamis. Masyarakat yang heterogen seperti Indonesia di dalamnya terdapat berbagai suku bangsa, ras, dan agama. Sifat dinamis dari hukum sesuai dengan adagium ubi societas ibi ius (di dalam masyarakat ada hukum). Hukum selama ini dianggap sebagai sebuah produk perundang-undangan belaka. Padahal hukum lebih dari hal tersebut. Pemikiran hukum sebagaimana pemikiran positivisme dipengaruhi oleh penjajah belanda yang membawa konsep eropa continental.

Pada pelaksanaan pemilu tahun 2009 ini ada secercah harapan akan perbaikan dalam bidang penegakan hukum. Hukum selama ini bukan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit yang ada. Yang justru terjadi adalah hukum dijadikan alat untuk melakukan perbuatan jahat (law as a tool of crime). Produk perundang-undangan pada dasarnya memiliki kelemahan sejak awalnya dan memiliki unsur kriminogen. Anggota legislatif yang telah terpilih melalui mekanisme pemilihan umum pada tanggal Sembilan maret kemarin diharapkan mampu membawa angin perubahan.

Anggota legislatif sebagai pihak yang membuat undang-undang hendaknya mendengar aspirasi rakyat. Rakyat sebagai suara utama yang paling menentukan dalam sebuah negara. Konsepsi negara modern saat ini terbentuk akibat adanya sebuah perjanjian soaial diantara masyarakat umum. Kesepakatan bersama tersebut pada akhirnya menghasilkan sebuah bentuk entitas yakni negara. Entitas negara yang berdasarkan kehendak bebas tertinggi para warga masyaakat. Namun penyerahan kebebasan tersebut bukan berarti menjadi alasan sebuah negara untuk bersikap totaliter terhadap warga negara.

Penundukan diri terhadap entitas negara merupakan penundukan diri sebagian. Hak-hak dasar yang bersifat fundamental tidak sepenuhnya diserahkan kepada negara. Hak dasar tersebut diatur dalam sebuah dokumen bernama konstitusi. Hak asasi tersebut meliputi kebebasan berpendapat, kebebasan dari rasa takut, kebebasan dari kelaparan, dan kebebasan beragama. Hak dasar tersebut tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada entitas negara.

Dalam sebuah negara modern, terutama yang menggunakan ide demokrasi terdapat sebah kesepakatan besar tentang pemisahan kekuasaan (separation of power). Ide yang dicetuskan pemikir perancis Montesqieu tersebut sangatlah tepat. Jika kekuasaan dalam sebuah negara tidak terdapat pemisahan kekuasaan maka akan lahir sebuah pemerintah yang otoriter dan diktator. Bagi Hans Kelsen konsep pemisahan ini tidak akan dapat dilaksanakan dalam sebuah pemerintahan. Pemerintahan yang baik sifatnya koordinatif dimana antara kekuasaan yang satu dengan kekuasaan yang lain tidak memunculkan egoisme yang berujung supremasi individual.

Salah satu cabang kekuasaan tersebut adalah lembaga legislatif yang berwenang membentuk peraturan atau undang-undang. Seorang lege( legislator) harus mempunyai kemampuan legislasi dan menyusun draft akademk yang baik. Naskah akademik memegang peranan penting dalam kerja lembaga legislatif. Dahulukala di Romawi dan yunani para legislator merupakan orang yang mendapatkan pendidikan hukum di akademi-akademi hukum.

Montesqieu mencetuskan bahwa dalam negara demokratis penentuan individu pada posisi kekuasaan dilakukan lewat lotre alias pengundian. Konsepsi negara demokrasi yang mengedepankan kehendak individu sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam entitas negara. Kehendak warganegara merupakan ide dasar dari tujuan negara. Cita-cita hukum (rechtsidee) lahir dari keputusan warganegara. Konsep voting sebagai penghargaan kehendak individu diwujudkan melalui pemilu. Pemilu di negara ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1970.

Sebagai perpanjangan kehendak rakyat seorang legislator harus mampu menjadi pembentuk perundang-undangan yang baik. Sebuah produk perundang-undangan harus mampu mengakomodir keinginan warganegara sebagai komponen utama sebuah negara. oleh karena itu kita berharap agar Pemilu yang sedang berjalan ini menghasilkan legislator yang berpihak pada rakyat. Amin...

Sejarah Hukum Pidana di Indonesia

Oleh Wongbanyumas

Membicarakan sejarah hukum pidana tidak akan lepas dari sejarah bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia mengalami perjalanan sejarah yang sangat panjang hingga sampai dengan saat ini. Beberapa kali periode mengalami masa penjajahan dari bangsa asing. Hal ini secara langsung mempengaruhi hukum yang diberlakukan di Negara ini, khususnya hukum pidana. Hukum pidana sebagai bagian dari hukum publik mempunyai peranan penting dalam tata hukum dan bernegara. Aturan-aturan dalam hukum pidana mengatur agar munculnya sebuah keadaan kosmis yang dinamis. Menciptakan sebuah tata sosial yang damai dan sesuai dengan keinginan masyarakat.

Hukum pidana menurut van hammel adalah “semua dasar-dasar dan aturan-aturan yang dianut oleh suatu Negara dalam menyelanggarakan ketertiban hukum yaitu dengan melarang apa yang bertentangan dengan hukum dan mengenakan suatu nestapa kepada yang melanggar peraturan tersebut”. Mempelajari sejarah hukum akan mengetahui bagaimana suatu hukum hidup dalam masyarakat pada masa periode tertentu dan pada wilayah tertentu. Sejarah hukum punya pegangan penting bagi yuris pemula untuk mengenal budaya dan pranata hukum.

Hukum eropa continental merupakan suatu tatanan hukum yang merupakan perpaduan antara hukum Germania dan hukum yang berasala dari hukum Romawi “Romana Germana”. Hukum tidak hanya berubah dalam ruang dan letak, melainkan juga dalam lintasan kala dan waktu. Secara umum sejarah hukum pidana di Indonesia dibagi menjadi beberapa periode yakni:

1. Masa kerajaan nusantara
Pada masa kerajaan nusantara banyak kerajaan yang sudah mempunyai perangkat aturan hukum. Aturan tersebut tertuang dalam keputusan para raja ataupun dengan kitab hukum yang dibuat oleh para ahli hukum. Tidak dipungkiri lagi bahwa adagium ubi societas ibi ius sangatlah tepat. Karena dimanapun manusia hidup, selama terdapat komunitas dan kelompok maka akan ada hukum. Hukum pidana yang berlaku dahulu kala berbeda dengan hukum pidana modern. Hukum pada zaman dahulu kala belum memegang teguh prinsip kodifikasi. Aturan hukum lahir melalui proses interaksi dalam masyarakat tanpa ada campur tangan kerajaan. Hukum pidana adat berkembang sangat pesat dalam masyarakat.

Hukum pidana yang berlaku saat itu belum mengenal unifikasi. Di setiap daerah berlaku aturan hukum pidana yang berbeda-beda. Kerajaan besar macam Sriwijaya sampai dengan kerajaan Demak pun menerapkan aturan hukum pidana. Kitab peraturan seperti Undang-undang raja niscaya, undang-undang mataram, jaya lengkara, kutara Manawa, dan kitab adilullah berlaku dalam masyarakat pada masa itu. Hukum pidana adat juga menjadi perangkat aturan pidana yang dipatuhi dan ditaati oleh masyarakat nusantara.

Hukum pidana pada periode ini banyak dipengaruhi oleh agama dan kepercayaan masyarakat. Agama mempunyai peranan dalam pembentukan hukum pidana di masa itu. Pidana potong tangan yang merupakan penyerapan dari konsep pidana islam serta konsep pembuktian yang harus lebih dari tiga orang menjadi bukti bahwa ajaran agam islam mempengaruhi praktik hukum pidana tradisional pada masa itu.

2. Masa penjajahan
Pada masa periodisasi ini sangatlah panjang, mencapai lebih dari empat abad. Indonesia mengalami penjajahan sejak pertama kali kedatangan bangsa Portugis, Spanyol, kemudian selama tiga setengah abad dibawah kendali Belanda. Indonesia juga pernah mengalami pemerintahan dibawah kerajaan Inggris dan kekaisaran Jepang. Selama beberapa kali pergantian pemegang kekuasaan atas nusantara juga membuat perubahan besar dan signifikan.

Pola pikir hukum barat yang sekuler dan realis menciptakan konsep peraturan hukum baku yang tertulis. Pada masa ini perkembangan pemikiran rasional sedang berkembang dengan sangat pesat. Segala peraturan adat yang tidak tertulis dianggap tidak ada dan digantikan dengan peraturan-peraturan tertulis. Tercatat beberapa peraturan yang dibuat oleh pemerintah kolonial Belanda seperti statuta Batavia (statute van batavia).
Berlaku dua peraturan hukum pidana yakni KUHP bagi orang eropa (weetboek voor de europeanen) yang berlaku sejak tahun 1867. Diberlakukan pula KUHP bagi orang non eropa yang berlaku sejak tahun 1873.

3. Masa KUHP 1915 - Sekarang
Selama lebih dari seratus tahun sejak KUHP Belanda diberlakukan, KUHP terhadap dua golongan warganegara yang berbeda tetap diberlakukan di Hindia Belanda. Hingga pada akhirnya dibentuklah KUHP yang berlaku bagi semua golongan sejak 1915. KUHP tersebut menjadi sumber hukum pidana sampai dengan saat ini. Pembentukan KUHP nasional ini sebenarnya bukan merupakan aturan hukum yang menjadi karya agung bangsa. Sebab KUHP yang berlaku saat ini merupakan sebuah turunan dari Nederland Strafwetboek (KUHP Belanda). Sudah menjadi konskwensi ketika berlaku asas konkordansi terhadap peraturan perundang-undangan.

KUHP yang berlaku di negeri Belanda sendiri merupakan turunan dari code penal perancis. Code penal menjadi inspirasi pembentukan peraturan pidana di Belanda. Hal ini dikarenakan Belanda berdasarkan perjalanan sejarah merupakan wilayah yang berada dalam kekuasaan kekaisaran perancis.

Desakan pembentukan segera KUHP nasional
Sebagai sebuah Negara yang pernah dijajah oleh bangsa asing, hukum yang berlaku di Indonesia secara langsung dipengaruhi oleh aturan-aturan hukum yang berlaku di Negara penjajah tersebut. Negeri Belanda yang merupakan negeri dengan sistem hukum continental menurunkan betuknya melalui asas konkordansi. Peraturan yang berlaku di Negara jajahan harus sama dengan aturan hukum negeri Belanda. Hukum pidana (straffrecht) merupakan salah satu produk hukum yang diwariskan oleh penjajah.

Pada tahun 1965 LPHN (lembaga pembinaan hukum nasional) memulai suatu usaha pembentukan KUHP baru. Pembaharuan hukum pidana Indonesia harus segera dilakukan. Sifat undang-undang yang selalu tertinggal dari realitas social menjadi landasan dasar ide pembaharuan KUHP. KUHP yang masih berlaku hingga saat ini merupakan produk kolonial yang diterapkan di Negara jajahan untukmenciptakan ketaatan. Indonesia yang kini menjadi Negara yang bebas dan merdeka hendaknya menyusun sebuah peraturan pidana baru yang sesuai dengan jiwa bangsa.

Calon Presiden Independen Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia

Indonesia adalah sebuah negara hukum. Hal tersebut ditegaskan dalam penjelasan Undang-undang dasar 1945. Sebagai sebuah negara hukum Indonesia melandaskan pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Tata urutan perundang-undangan tertinggi di negara ini adalah Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45). Hal ini medasarkan pada teori yang dikemukakan oleh Hans Kelsen tentang tata peraturan perundangan. Sebagai sebuah hukum dasar (konstitusi), UUD 45 merupakan sumber hukum tertinggi yang di dalamnya mengatur kehidupan bernegara.

Konstitusi merupakan sebagai hukum dasar yang menjadi landasan kehidupan bernegara. Dalam konstitusi diatur mengenai bentuk negara, hak dan kewajiban warganegara, hak asasi manusia, lembaga-lembaga negara, dan pelaksanaan negara. Konstitusi Indonesia merupakan konstitusi yang dibangun oleh para founding father berdasarkan pengalaman pahit bangsa ketika dalam penjajahan bangsa asing. Semangat konstitusi indonesia harus diwujudkan dalam pembentukan undang-undang yang berpihak pad rakyat.

Menurut Kelsen jika kekuasaan berada di tangan beberapa individu maka konstitusinya disebut sebagai konstitusi republik. Suatu negara republik dapat berupa aristokrasi atau demokrasi, hal tersebut tergantung apakah kekuasaan tertinggi berada pada sekelompok kecil rakyat atau sebagian besar rakyat. Suatu negara dikatakan negara demokrasi jika berlaku prinsip demokrasi dalam pengorganisasiannya. Prinsip demokrasi dalam konstitusi Indonesia tercermin dalam adanya lembaga perwakilan rakyat.

Pasal 1 ayat 2 UUD 45 menyatakan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Jika melihat pada pendapat montesquieu bahwa apabila badan yang mewakili rakyat dalam suatu negara menjalankan kekuasaan tertinggi maka disebut sebagai demokrasi. Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi memiliki lembaga yang merupakan penjelmaan aspirasi masyarakat yakni DPR dan MPR. Kedua lembaga ini merupakan wujud representasi dari hak rakyat yang diwakili berdasarkan teori mandat.

Indonesia dalam praktik ketatanegaraannya merupakan sebuah negara dengan sistem demokrasi perwakilan dan bukan demokrasi langsung. Dalam sebuah sistem demokrasi perwakilan, fungsi legislatif dijalankan oleh sebuah parlemen yang dipilih oleh rakyat melalui sebuah pemilihan umum yang terbuka. Selain itu fungsi legislatif dan yudikatif dijalankan oleh pejabat yang dipilih melalui pemilihan umum. Maka konsekwensinya adalah presiden dipilih langsung oleh rakyat dengan konsep one man one vote yang dianggap dapat memberikan representasi yang adil.

Hukum dasar dalam sebuah negara demokrasi adalah adanya hak suara yang dimiliki rakyat dalam pemungutan suara. Hak plih secara langsung oleh rakyat diatur dalam pasa 6A ayat 1 UUD 45. Dalam sebuah negara yang menganut sistem demokrasi perwakilan sistem pemilihan menentukan derajat perwujudan ide demokrasi. Pemungutan suara bertujuanm untuk membentuk organ-organ negara. Hak pilih masyarak negara melalui pemilihan umum menentukan kedaulatan yang dimiliki oleh para wakil rakyat. Kehendak rakyat harus dijalankan oleh pihak yang ditunjuk.

Negara demokrasi montesqieu memiliki prinsip dasar yakni kebaikan politik. Kebaikan politik tersebut menyiratkan akan keinginan kesejahteraan umum. Rakyatlah yang memegang kekuasaan tertinggi dan rakyat sangat pantas untuk memilih orang yang hendak mereka beri kepercayaan untuk menjalankan fungsi pemerintahan.

Mahkamah konstitusi sembagai lembaga negara yang berwenang untuk melakukan yudicial review terhadap undang-undang telah menolak permohonan capres independen. Pada awal tahun 2009 beberapa pihak telah mengajukan uji materil terhadap UU No. 42 Tahun 2008 ke Mahkamah Konstitusi. Namun uji materil tersebut ditolak oleh MK lantaran sesuai dengan UUD 45 pasal 6A ayat 2. Menurut konstitusi pasangan capres-cawapres diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang sekurang-kurangnya memperoleh dukungan sebesar dua puluh persen.

Dalam perjalanannya sejak kemerdekaan indonesia telah mengalami enam kali pemerintahan yang berbeda. Pada masa orde lama sampai dengan masa reformasi indonesia menentukan pucuk pimpinan negara berdasarkan sidang umum MPR. Setelah amandemen UUD yang ke empat pemilihan presiden dilakukan secara langsung. Pada akhirnya pada pemilu 2004 bangsa ini memilih Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla sebagai pasangan presiden dan wakil presiden secara langsung. Pemilihan presiden secara langsung mempunyai dampak positif bahwa presiden merupakan pilihan rakyat dan mempunyai legitimasi yang kuat. Presiden sebagai representasi keinginan rakyat yang diwujudkan dalam proses pemilu yang demokratis.

Pada dasarnya Pasal 28 D UUD 45 menyatakan bahwa setiap warganegara mempunyai hak yang sama dalam pemerintahan. Berdasarkan pasal tersebut mempunyai konsekwensi logis bahwa setiap warganegara mempunyai hak turut serta dalam menjalankan roda pemerintahan yang dalam hal ini menjadi seorang presiden. Namun MK telah memutuskan pengajuan uji materil tersebut ditolak karena sesuai dengan UUD 1945.

Keinginan adanya calon presiden independen lahir ketika selama ini tampuk kepemimpinan nasional dipegang oleh orang-orang yang sama tiap pelaksanaan pemilihan umum. Keberadaan partai politik yang seharusnya menjadi sarana aspirasi rakyat ternyata membelakangi rakyat dengan mencalonkan capres yang kurang dikehendaki oleh rakyat. Keberadaan capres yang selalu sama setiap pemilu membuat bosan. Masyarakat yng haus akan figur kepemimpinan nasional membutuhkan jalan untuk menentukan pemimpin alternatif non parpol. Pada negara demokrasi yang telah mapan pintu keberadaan calon presiden independen dibuka secara lebar. Hal ini sebagai upaya perwujudan demokrasi secara utuh.

Pada pelaksanaan pemilu 2009 partai politiklah yang berhak mengajukan pasangan capres-caapres. Hal ini mendasari pada putusan mahkamah konstitusi yang menolak gugatan fajrul rahman. Mahkamah konstitusi mengeluarkan sebuah pendapat hukum bahwa calon presiden yang berasal dari non parpol dapat diwujudkan dalam pemilu 2014. Alasan MM karena pelaksanaan pemilu 2009 sudah dekat dan tidak mungkin diberlakukan capres independen.

Keberadaan calon independen sebenarnya sudah menjadi puncak kejenuhan masyarakat. Masyarakat mulai jenuh ketika dihadapkan pada partai politik yang selama ini lebih mengedepankan kepentingan kelompok dan golongan dari pada kepentingan masyarakat banyak. Kebutuhan masyarakat atas keberadaan capres independen sudah mendesak dan harus segera diwujudkan.

Pada dasarnya tidak mudah untuk mewujudkan mimpi akan keberadaan capres independen. Perlu instrumen dan sarana pendukung yang memadai. Keberadaan capres independen harus disertai dengan sistem politik yang mapan. Perbaikan akan sistem pemilu juga menjadi keharusan agar presiden yang berasala dari masyarakat dapat diwujudkan. Majunya calon presiden dari calon independen selain dari partai politik akan meningkatkan kompetisi dan kompetensi calon presiden. Kompetisii yang fair akan mendorong terjadinya proses demokratisasi.

Kunci keberhasilan dalam mengawinkan indukan cupang


Oleh wongbanyumas
Selama ini sering kita menemukan artikel tentang cara beternak ikan cupang. Banyak sekali tips yang diberikan oleh para breeder dalam memijahkan ikan cupang. Ikan cupang termasuk ikan yang bandel dan tahan banting.

Hal inilah yang menjadi penyebab utama para pecinta ikan hias menjatuhkan pilihan pada ikan mungil asli asia tenggara ini. Untuk perawatan ikan cupang termasuk jenis yang sangat mudah. Bahkan anak-anak sekalipun dapat merawat ikan ini. Salah satu kelebihan ikan ini adalah memiliki organ bernama labirin yang terletak pada insangnya. Dengan organ ini cupang memperoleh udara langsung dari permukaan air. Berbeda dengan ikan mas koki atau pun diskus yang membutuhkan proses aerasi dengan blower (pompa udara).

Meskipun tergolong ikan yang yang mudah untuk dipelihara hendaknya kita juga harus memberikan treatment terbaik untuk kelangenan kita. Sekali lagi saya membuat artikel ini sebagai upaya untuk membagikan pengalaman kepada para cupang mania. Saya banyak melihat bahwa selama ini para hobiis pemula tidak mengetahui bagaimana cara pemeliharaan ikan cupang yang baik. Sehingga yang selama ini terjadi adalah hanya asal memelihara dan yang penting ikan itu masih hidup. Meskipun benar namun hal tersebut sangat disayangkan. Sebab ikan juga membutuhkan perlakuan yang baik layaknya kita membutuhkan kasih sayang dari orang di sekeliling kita.
Banyak hobiis kini mencoba mengawinkan ikan kesayangan mereka untuk mendapatkan keturunan. Ketertarikan akan pemijahan dan proses pembesaran seringkali memicu para hobiis banting setir menjadi seorang breeder(peternak). Beternak ikan hias yang satu ini tergolong sangatlah mudah dan sudah saya berikan pemaparan pada artikel sebelumnya di blog ini. Namun seringkali para pemula melupakan beberapa hal remeh yang ternyata mempengaruhi kesuksesan dalam beternak ikan hias ini. Antara lain :


1. Kualitas indukan
Ikan cupang yang berkualitas adalah ikan yang dihasilkan oleh indukan yang berkualitas pula. Dalam proses pemilihan indukan seringkali para breeder pemula kurang memperhatikan hal ini. Biasanya para hobiis hanya melihat indukan cupang dari aspek fisiknya saja. Warna cemerlang yang indah selalu dijadikan patokan bahwa itu adalah indukan unggul. Padahal hal tersebut bukan hal yang mutlak dalam menentukan indukan yang akan dipijahkan.
Proses pemijahan cupang tidak dapat dipisahkan dari proses dalam pelajaran biologi yang pernah diajarkan dulu di bangku sekolah. Antara pejantan dan betina harus memiliki kualitas genetika yang baik. Kalau beberapa breeder senior bilang bahwa untuk memilih indukan yang baik hendaknya memperoleh indukan dari keturunan ke 4 (f4). Pada keturunan f4 sudah memiliki kestabilan dalam hal gen nya. Sehingga sudah dapat diturunkan ke anakannya. Jika cupang belum mencapai f4 cenderung untuk mengikuti sifat genetika dari indukan sebelumnya. Inilah yang mengakibatkan ikan yang kita kawinkan ternyata tidak mengahsilkan warna sesuai induknya.
Cara paling mudah untuk mendapatkan indukan yang baik adalah dengan memperolehnya dari breeder besar. Umumnya memang harga yang dibanderol cukup mahal untuk takaran ikan cupang. Namun hal tersebut sangat wajar sebab untuk memperoleh ikan tersebut seorang breeder harus melalui proses yang sangat panjang dan perkawinan selektif antar jenis. Harga mahal ini jadi jaminan bagi seorang breeder besar. Sebab nama besar mereka juga dipertaruhkan. Kesalahan terbesar adalah mengawinkan cupang dari indukan yang sama atau masih memiliki hubungan kekerabatan akibat perkawinan silang. Hal ini akan merusak ikan cupang yang akan dihasilkan. Sebaiknya mengawinkan ikan dari indukan yang berbeda.
Indukan yang baik juga adalah indukan yang cukup umur. Indukan yang cukup umur menandakan ikan tersebut telah matang secara kelamin. Bagi ikan betina sel telurnya telah mengalami kematangan dan bagi ikan pejantan telah mampu menghasilkan sperma. Berdasarkan pengalaman, saya mengamati bahwa jika ikan belum matang secara seksual maka angka keberhasilan hidupnya akan semakin kecil. Telur yang dibuahi tidak akan menjadi burayak akibat kurang matang.
2. Kualitas air
Air memiliki peranan penting bagi ikan. Sebab air adalah media tempat ikan hidup dan berkembang biak. Tanpa air ikan akan mengalami kematian. Maka kualitas air juga memiliki peranan penting dalam pembesaran cupang. Secara umum ikan cupang berasal dari daerah asia tenggara terutama daerah rawa-rawa. Cupang yang kita kenal saat ini merupakan hasil perkawinan yang sangat panjang. Cupang hidup pada perairan tropis yang hangat dan kaya akan mineral alami pada habitat aslinya.
Agar seekor cupang dapat hidup dan berkembang secara optimal harus memenuhi beberapa syarat. Syarat umum seperti Ph, salinitas, ataupun kandungan oksigen dalam air sangat penting dan harus diperhatikan. PH (pondus hidrogenity) dalam air yang mendukung bagi ikan cupang adalah skala 7 dari indeks 14 yang berarti skala normal. Semakin tinggi angka Ph air dikatakan sebagai air basa yang dikandung dalam sabun. Sedangkan Ph rendah dikatakan sebagai air asam seperti yang dikandung dalam air asam/sitrat. Untuk mencapai angka Ph 7 dapat menggunakan daun ketapang kering yang direndam dalam air. Hal inilah yang sering menjadi mitos dan salah kaprah dikalangn hobiis. Daun ketapang dianggap sebagai daun sakti yang dapat mengobati atau membuat ikan cupang semakin galak. Padahal daun ketapang adalah media penetral Ph air agar mencapai ukuran ideal bagi siklus hidup ikan cupang.
Salinitas atau kandungan garam dalam air perlu diperhatikan. Untuk mencapai kandungan garam ideal hendaknya ditambahkan satu senduk garam Kristal ke dalam aquarium soliter. Kandungan oksigen menentukan kualitas hidup ikan. Untuk air yang berasal dari PAM hendaknya dilakukan aerasi agar kandungan nitrat dan klorinnya dapat hilang bersama oksigen yang dihembuskan melalui aerator. Jika tidak dilakukan aerasi dikhawatirkan akan menjadi racun yang dapat membunuh ikan cupang kesayangan kita.
3. Pemberian pakan
Pakan yang tepat menentukan pertumbuhan ikan kita. Oleh karena itu kita harus memberikan makanan yang memiliki kandungn gizi yang tepat dan sesuai. Tidak harus banyak tetapi harus sesuai dengan fase pertumbuhan dan kebutuhan ikan kita. Ada beberapa pakan alami yang dapat kita berikan kepada ikan kita. Kita dapat menemukan makanan alami seperti cuk/jentik nyamuk, kutu air, cacing sutera, cacing darah, semut dan serangga kecil lainnya, ikan cere kecil, ataupun kecebong.
Semua pakan tersebut dapat kita berikan kepada kelangenan kita. Namun kita harus memperhatikan kebutuhan ikan kita. Bagi ikan yang akan memijah pakan yang paling penting adalah cuk. Cuk memiliki kandungan gizi yang amat tinggi dan baik bagi indukan maupun anakan cupang. Bagi indukan betina diberikan cuk yang banyak. Pematangan sel telur dapat dipercepat apabila betina mengkonsumsi protein yang banyak dikandung dalam cuk. Dala waktu satu bulan setengah indukan betina yang secara intensif diberi pakan cuk akan mengalami pematangan sel telur secara sempurna. Ditandai dengan perut yang membesar serta bintik kecil di bawah sirip dasi agak membesar. Pemberian pakan yang tepat secara tidak langsung mempengaruhi keberhasilan dalam melakukan perkawinan ikan cupang.
4. Waktu pemijahan
Selayaknya makhluk hidup ikan cupang juga mempunyai waktu tertentu untuk melakukan perkawinan. Waktu yang paling tepat adalah di waktu musim kemarau. Pada musim kemarau biasanya ikan cupang akan mengalami perubahan sikap menjadi genit dan suka membuat sarang busa (bublenest). Di alam bebas ikan cupang memang biasa memijah pada musim kemarau. Sebab pada musim kemarau pakan alami untuk burayak sangat berlimpah dan pada musim hujan pakan alami tersebut terbawa arus air.
Kasus yang sering terjadi adalah para hobiis mengawinkan secara asal tanpa memperhatikan waktu yang tepat. Jika waktunya tidak tepat maka ikan tidak akan mencapai birahinya dan perkawinan ikan tersebut seringkali mengalami kegagalan. Pada musim hujan biasanya ikan lebih banyak berdiam diri sehingga ketika dikawinkan ikan akan menjadi pasif.
Dari sejumlah hal yang telah saya paparkan di atas merupakan hasil pengamatan dan research penulis berdasarkan pengalaman selama memelihara ikan cupang. Kiranya tulisan ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan info tentang pemijahan ikan cupang.

Mari beternak ikan cupang hias (Betta Splendens sp.)



Oleh wongbanyumas

Siapa yang tidak mengenal ikan cupang? Ikan kecil yang sangat populer dikalangan para hobiis ini memiliki daya tarik tersendiri. Di pasaran terdapat dua jenis ikan cupang yakni cupang adu dan cupang hias. Varietas cupang hias dikenal dengan nama ilmiah betta splendens. Sedangkan cupang aduan ada berbagai macam varietas antara lain betta imbelis, betta rubra, betta unimacullata, dll. Namun kita akan membahas mengenai ternak cupang hias. Membedakan cupang hias dan cupang adu sangatlah mudah. Yakni dengan melihat penampilan fisik sang ikan.

Pada ikan cupang hias memiliki sirip dan ekor yang indah berwarna-warni. Cupang hias tidak harus berbuntut panjang sebab saat ini telah lahir strain baru yakni jenis plakat. Cupang jenis plakat sepintas mirip dengan cupang aduan namun memiliki bentuk tubuh yang lebih indah dan warna yang cemerlang. Cupang aduan secara general memiliki ciri fisik dengan bentuk tubuh yang kurang menarik dan biasanya berwarna gelap.

Prospek ikan cupang sebagai ikan hias sangatlah besar setiap harinya permintaan ikan hias ini cukup signifikan. Penikmatnya tidak hanya dikalangan anak kecil seperti jaman kakek kita kecil dulu. Ikan cupang kini digemari banyak orang dari berbagai usia, golongan dan segala lapisan segmentasi masyarakat. Pemasarannya tergolong mudah karena permintaan akan ikan ini terus mengalir. Serta jenis cupang hias juga sangat banyak, mulai dari jenis slayer, serit (crown tail), halfmoon, double tail/cagak, sampai jenis plakat. Ikan cupang memiliki tempat tersendiri dikalangan pecinta ikan hias. Perlu diingat bahwa ikan ini tidak mengenal musim seperti ikan louhan, diskus, tetra, dll.

Krisis ekonomi seperti saat ini juga menuntut kita untuk memutar otak guna mencari penghasilan tambahan. Salah satu alternatifnya adalah dengan menjadi breeder iakn cupang. Pekerjaan ini mungkin terlihat sepele bagi anda. Namun jika ini digarap dengan serius dan ketekunan, anda akan memperoleh hasil yang tidak mengecewakan. Ikan dari genus betta ini merupakan kerabat dekat gurami karena satu ordo yankni ordo labyrinth. Ikan cupang memiliki kemampuan untuk mengambil nafas langsung ke permukaan air. Hal ini berkat organ bernama labirin yang berada di insang iakan cupang.


Sebenarnya beternak cupang sangatlah mudah ada beberapa langkah yang harus ditempuh untuk menajdi seorang breeder yang sukses. Berikut ini tahapan proses breeding ikan cupang sampai pada proses penjualan.

1. Pemilihan induk
Pemilihan induk merupakan tahap paling penting dan menentukan dalam proses breeding. Karena indukan yang berkualitas akan menghasilkan anakan yang berkualitas pula. Berdasarkan pengalaman penulis hendaknya dalam memilih calon induk dilakukan pada ikan yang berumur diatas delapan bulan. Sebab ikan yang sudah berumur delapan bulan memiliki kematangan seksual secara sempurna. Organ seks ikan sudah dapat menghasilkan gonad dan sperma yang berkualitas. Lebih baik jika indukan betina yang akan memijah adalah betina yang masih perawan atau belum pernah bertelur.

Selama kurang lebih dari sepuluh tahun menggeluti seluk beluk ikan hias ini penulis menemukan fakta bahwa dari indukan yang berkualitas hanya menghasilkan 70% anakan yang berkualitas pula. Oleh karena itu jangan main-main dalam pemilihan calon indukan. Indukan yang baik adalah indukan yang telah matang secara seksual sehingga tingkat keberhasilan dan angka tetas dapat mencapai 80%-90%. Jikia pemilihan induk dilakukan secara sembrono maka hasil yang akan kita terima juga akan sangat tidak memuaskan.

Berikut ini ciri-ciri indukan yang baik dan siap kawin:
a. Pejantan
1) Telah mencapai usia delapan bulan. Dapat ditandai dengan ukuran yang sudah melebihi enam senti meter. Atau melihat pangkal ekor yang kekar.
2) Memiliki bentuk fisik yang bagus.
3) Memiliki mental yang berani.
4) Memiliki warna yang cerah dan cemerlang.
5) Sering membuat gelembung busa di permukaan air.
6) Gerak-gerik yang genit ketika melihat cupang betina


b. betina
1) mencapai usia yang cuku yakni delapan bulan. Ditandai dengan perutnya yang gendut.
2) Memiliki bentuk fisik yang bagus.
3) Memiliki warna cemerlang serta sirip yang tegas.
4) Tubuh ikan berubah warna menjadi garis-garis transparan seperti zebra.
5) Bintik putih pada abdomen yang menjendol tanda telur siap dibuahi.

Kebanyakan breeder pemula seringkali tidak mampu membedakan antara pejantan dengan betina. Sehingga seringkali terjadi breeder tersebut mencampurkan ikan dari jenis kelamin yang sama. Tentu saja hal ini akan mengakibatkan ikan akan berkelahi sehingga ekornya menjadi rusak. Sebenarnya sangatlah mudah untuk membedakan pejantan dengan betina. Cupang betina memiliki bentuk tubuh yang kurang menarik dan tidak simetris; ekor cupang betina juga kurang menarik dan pendek; warna cupang betina kurang cemerlang jika dibandingkan dengan cupang pejantan. Cupang pejantan sebaliknya dan memiliki ekor panjang dan indah serta warna yang cemerlang.

Penulis juga melarang breeder pemula untuk tidak mengawinkan ikan dari satu induk yang sama. Hal ini akan menghasilkan anakan yang cacat secara genetik dan biasanya warna yang dihasilkan tidak indah. Cacat genetik ini diakibatkan karena kerusakan genetik ysng disebabkan oleh pengumpulan kromosom. Jika indukan berasal dari satu induk maka kromosomnya akan berkumpul yang pada akhirnya segala cacat bawaan yang mungkin ada akan diturunkan pada anakan. Hendaknya bakalan indukan berasal dari induk yang berbeda. Lebih baik lagi jika anda melakukan perkawinan silang dari jenis dan warna yang lain.

2. Persiapan pemijahan

Setelah melakuan pemilihan bakal indukan kita juga harsu mempersiapkan calon indukan dengan baik. Agar nantinya ketika sudah dikawinkan ikan tersebut akan memijah dengan sukses tanpa gangguan. Indukan terpilih hendaknya dipisahkan dan diberikan perlakuan khusus. Paling penting adalah memberikan pakan tambahan yang bergizi bagi indukan cupang. Breeder juga harus mempersiapkan tempat yang akan dijadikan tempat memijah.

Banyak benda yang dapat dijadikan sebagai wadah tempat memijah. Paling efektif dan baik adalah dengan menggunakan aquarium sebab kita dapat memantu aktivitas ikan dari berbagai sudut. Mengenai ukuran aquarium yang akan dipergunakan sebenarnya tidak ada standar baku. Penulis menganjurkan ukuran minimum menggunakan akuarium ukurang 30x40x30 (PxLxT). Ukuran tersebut tidak terlalu lebar juga tidak terlalu sempit. Wadah seperti bak fiber, drum bekas, maupun galon bekas juga dapat dipergunakan.

Sang pejantan kita letakkan di aquarium tersebut selama satu minggu dan diberikan pakan jentik nyamuk. Lakukan treatmen ini selama satu minggu sampai pejantan tersebut birahi yang ditandai dengan gerakan genit serta mengeluarkan busa. Ikan betina sebelum proses perkawinan diberikan pakan jentik nyamuk untuk mempercepat pematangan sel telur. Peringatan agar tidak memberikan pakan cacing sutera kepada indukan yang sedang dipersiapkan. Kandungan lemak yang tinggi akan menyulitkan ikan ketika mengeluarkan telur. Dikhawatirkan angka keberhasilan tetas akan berkurang.

Pastikan juga indukan dalam keadaan sehat yang ditandai dengan gerakan yang lincah serta nafsu makan yang tinggi. Untuk mencegah penyakit berikan pencegahan dengan meneteskan metil biru kedalam aquarium. Aquarium yang akan digunakan juga hendaknya harus bersih baik dari jamur maupun bakteri yang dapat membawa penyakit pada anak cupang.

3. Proses pemijahan

Jika kedua calon indukan indukan tersebut diberikan perlakuan khusus maka pemijahan dapat dilakukan. Sebenarnya tidak ada jangka waktu baku untuk menyiapkan bakal indukan. Jika memang sudah terlihat siap sebaiknya pemijahan segera dilakukan. Pejantan yang diletakkan dalam aquarium pemijahan bila sudah membentuk busa-busa tempat meletakkan telurnya sudah dapat dilakukan pemijahan. Namun kita tidak bisa langsung memasukkan cupang betina ke dalam aquarium. Selayaknya manusia ikan cupang juga perlu pendekatan/perjodohan. Perjodohan dilakukan agar ikan langsung kawin. Kebanyakan ikan yang tidak joodoh akan berkelahi satu sama lain dan pemijahan akan gagal.

Proses perjodohan bertujuan agar masing-masing dapat mengenal pasangannya. Penjodohan dapat dilakukan dengan memasukkan betina ke dalam toples atau botol. Kemudian toples atau botol tersebut dimasukkan ke dalam aquarium pejantan. Biarkan pejantan mengamati betina tersebut dan betina saling memandang. Apabila masing-masing memperlihatkan reaksi positif, dimana pejantan akan berlenggak-lenggok genit serta betina berubah warna menjadi sepertii zebra. Ikan betina dapat segera dilepaskan secara perlahan ke dalam wadah.

Pejantan akan menghampiri betina dan menari-nari di hadapan cupang betina. Cupang betina akan merespon rayuan tersebut dengan berjalan malas dan mengikuti ke arah mana pejantan berenang. Jika waktunya telah tepat maka pejantan akan mengajak betina untuk kawin. Biasanya perkawinan terjadi pada waktu waktu dingin. Menurut pengalaman selama ini perkawinan terjadi pada pagi hari antara pukul 07.00-10.00 dan sore hari pukul 14.00-17.00. sebelumnya kita juga harus memberikan fasilitas tempat pejantan meletakkan telurnya. Kita dapat menggunakan daun pisang yang dipotong kecil ataupun daun singkong. Media tersebut harus mengambang karena akan menjadi tempat busa yang dikeluarkan oleh pejantan. Penulis tidak menganjurkan untuk menggunakan tanaman air karena akan mempersulit pejantan untuk memungut telurnya.

Perkawinan terjadi apabila pejantan memeluk erat betina hingga membentuk bola. Setelah bergelung membentuk bola kedua ikan ini akan lemas untuk beberapa saat. Betina mengeluarkan telur dari perutnya berwarna putih kecil seukuran pasir. Saat itulah pejantan membuahi dengan mengeluarkan sperma ke telur yang keluar tersebut. Sekali mengeluarkan telur betina mampu mengeluarkan lima belas telur. Pejantan kemudian dengan sigap memunguti telur yang jatuh menggunakan mulutnya, dengan lembut dan penuh kasih sayang. Lalu telur-telur tersebut diletakkan pada busa yang sudah dipersiapkan pada pejantan. Telur akan melekat dan disimpan di dalam busa sang pejantan. Peristiwa ini akan berlangsung beberapa kali selama beberapa menit sampai pada akhirnya betina kehabisan telur dalam perutnya.

Lazimnya ketika proses perkawinan sang betina sering mamakan telurnya sendiri. Oleh karena itu sediakan pakan yang cukup dalam aquarium berupa jentik nyamuk atau cacing sutera. Hal ini untuk mengurangi sifat kanibal indukan betina. Proses perkawinan usai ditandai dengan diusirnya betina dari wilayah perkawinan. Pejantan dengan sigap menghalau betina agar tidak memakan telur yang telah tertata rapi diantara busa sarang. Disinilah peran anda sebagai breeder untuk mengangkat betina dari aquarium. Lakukan dengan perlahan dan jangan sampai menimbulkan riak besar yang dapat merusak sarang busa. Setelah diangkat betina tersebut dapat diistirahatkan di tempat lain dan diberikan pakan yang cukup.

Betina yang telah kawin dapat digunakan sampai dua kali pemijahan kembali. Hal ini karena betina yang telah kawin berkali-kali (maksimal empat kali) akan mengalami penurunan kualitas telur. Kuantitas maupun kualitas dari telur akan berkurang sehingga akan merugikan kita sebagai breeder. Angka keberhasilan tetas juga menurun sebab telur pertamalah yang terbaik. Setelah tidak terpakai hendaknya betina tersebut jangan dibuang. Bagi sebagian besar breeder top betina adalah kunci untuk mendapatkan cupang berkualitas unggul. Mereka biasanya melemparkan betina yang telah habis untuk menjadi santapan arwana atau ikan lou han. Tujuannya adalah untuk menjaa kualitas dan persaingan dengan breeder lain. Nantinya ikan yang dihasilkan breeder tersebut tidak ada yang menyamai dan ujung-ujungnya pada keberadaan stok ikan yang mempengaruhi harga jual di pasaran ikan hias.

4. Pembesaran anak
Setelah proses perkawinan dilalui dan induk betina sudah diangkat dari aquarium. Kini tugas pejantan untuk menjaga anaknya sampai menetas. Sang pejantan akan terus siaga berjaga dibawah sarang busa yang berisi telur. Pejantan juga akan memunguti telur yang jatuh dan meletakkan kembali dalam sarang busa. Perilaku pejantan ini bertentangan dengan sikapnya terhadap cupang lain. Cupang dewasa dikenal sebagai ikan yang suka berkelahi. Di luar negeri ikan cupang dikenal dengan nama fighting fish alias ikan petarung.

Tiga hari pasca perkawinan telur-telur akan berubah menjadi cupang. Awalnya telur berwarna putih tersebut akan memiliki mata, kemudian ekornya terbentuk dan pada hari ketiga cupang anak (burayak) terbentuk. Burayak tersebut belum dapat berenang dengan baik. Seringkali pejantan memunguti anakan yang berenang terlalu jauh dari sarang. Pejantan akan menjaga sampai burayak mampu berenang sendiri. Apabila terlihat burayak sudah mampu berenang maka pejantan diangkat dari aquarium. Selanjutnya istirahatkan pejantan.

Pada minggu pertama burayak tidak perlu diberi makan karena masih memiliki cadangan makanan dari kuning telurnya. Selanjutnya burayak diberi pakan dengan makanan yang kecil sesuai ukuran mulutnya.

5. Pemberian pakan
Proses pemberian merupakan tahapan yang sangat penting karena menentukan kelangsungan hidup anakan. Ketika berumur tiga hari kantung telur yang dimiliki oleh burayak mulai habis. Sehingga burayak akan membutuhkan suplai makanan. Biasanya para peternak memberikan pakan dengan tepung artemia salina. Namun penulis biasa menggunakan kutu air halus yang diperoleh dengan mengkultur sendiri. Hasilnya burayak akan cepat tumbuh besar. Bahkan ada beberapa peternak memberikan pakan dengan kuning telur rebus. Kuning telur nantinya akan hancur terkena air sehingga burayak akan melahap kuning telur tersebut.

Setelah berukuran cukup besar anakan ikan dapat diberi pakan cuk atau cacing sutera. Setiap pakan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

a. cacing sutera/tubifex worm
Pakan ini termasuk sangat disenangi oleh ikan. Cupang yang sering mengkonsumsi cacing sutera pertumbuhannya menjadi sangat pesat. Cacing sutera memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi. Resiko yang mungkin timbul adalah kegemukan pada cupang. Bagi cupang betina terlalu banyak makan cacing mengakibatkan sulit bertelur. Cacing sutera biasanya didapatkan dari selokan yang mengalir. Oleh karena itu sebelum diberikan pada ikan kita hendaknya dibersihkan dan diberikan antibiotic.

b. cuk
Pakan yang merupakan anak nyamuk. Ncuk memiliki kandungan protein yang tinggi. Cuk sangat baik untuk mencerahkan warna cupang dan mematangkan sel telur indukan betina. Cuk juga sangat mudah didapatkan di sekitar lingkungan kita. Sayangnya cuk juga mengundang bibit penyakit yang disebabkan oleh nyamuk dewasa. Cuk yang sudah bongkok sebaiknya tidak diberikan kepada cupang karena kandungan gizinya sudah berkurang.

c. kutu air
kutu air yang termasuk pada keluarga udang-udngan renik sangat sering ditemukan di genangan air. Kutu air akan mudah ditemukan pada perairan yang mengandung ganggang dan alga. Pemberian kutu air dapat memperlebar sirip ikan kesayangan kita.

6. Penyortiran
Setelah ikan berubuh satu setengah bulan dapat dilakukan penyortiran. Ikan yang disortir adalah pejantan yang berkualitas baik. Ikan yang berkualitas dicirikan dengan bentuk fisik yang proporsional, sirip yang lebar, warna yang cemerlang. Proses penyortiran bertujuan agar sirip ikan tidak rusak akibat berkelahi. Selnjutnya cupang dapat ditempatkan pad akuarium soliter ukurang 15x15x20. jika tidak ada aquarium maka dapat menggunakan botol selai ataupun botol bekas air mineral.

Penyortiran dilakukan secara perlahan agar anakan tidak mengalami stress. Pisahkan antara pejantan yang berkualitas baik dan pejantan yang kurang berkualitas. Nantinya pengklasifikasian ini akan menentukan harga jual ikan. Semakin berkualitas maka harganya juga akan semakin mahal di pasara. Ikan betina tidak perlu disortir. Mereka dapat dikumpulkan secara bersama dalam satu wadah. Penyortiran ikan betina dilakukan apabila kita akan mempersiapkan induk.

SELAMAT MENCOBA…