Pages

Kakak-Mba dan Ibu-Makcik


Oleh Wongbanyumas
Menjadi kebiasaan bagi kita orang Indonesia untuk memanggil seseorang yang lebih tua dengan kata sapaan. Kita tidak seperti orang barat yang memegang pandangan equality (penyamaan) dalam memanggil seseorang yang lebih tua atau yang lebih dihormati. Dalam tradisi barat jarang kita temui seorang adik memanggil kakaknya dengan panggilan Kak atau Bang. Mereka cukup memanggil nama saudara mereka. Berbeda dengan kita bangsa Indonesia yang sopan. Untuk memanggil orang yang tidak kita kenal sekalipun kita sering menggunakan kata Mba (artinya kakak perempuan dalam bahasa jawa). Uniknya pemanggilan kata Mba ini sifatnya universal untuk menyebut semua perempuan, baik tua ataupun muda.
Nah kebiasaan ini terbawa oleh kami ke Malaysia ini. Meskipun kami bekerja di negeri orang; dengan kultur berbeda; dengan kebiasaan berbeda kami tetap menggunakan panggilan penghormatan. Lain indonesia lain malaysia.
Kakak    : panggilan untuk saudara/kawan/orang asing perempuan yang lebih tua sedikit
Abang   : panggilan untuk saudara/kawan/orang asing laki-laki yang lebih tua sedikit
Kami yang sering memanggil mba di Indonesia kerap memanggil semua perempuan dengan kakak. Dan karena kelakuan kami ini pernah beberapa kali mendapat komplain dari beberapa orang. Mereka selalu bilang “Aih bah cikgu ini. Aku kan lebih muda dari cikgu, kenapa pula kau panggil aku kakak lah cikgu?”. Tidak seperti indonesia dimana panggilan Mba itu universal untuk semua perempuan baik tua ataupun muda.
Pernah juga saya ditertawakan sekelompok perempuan muda di jalanan blok. Saya menyapa mereka “Sore makcik” dengan ramah. Tetapi jawaban yang saya dapat adalah mereka tertawa serempak. Awalnya saya bingung namun kebingungan saya hilang setelah salah satu dari mereka menyeletuk “Kami belum punya nikah dan punya anak cikgu. Kenapa juga panggil kami makci”. Ada juga kisah kawan saya yang dibentak cleaning service di Tabin Lodge lantaran memanggil makcik.
Begitulah malaysia, di sini kebanyakan orang memanggil nama saja tanpa membedakan tua muda. Saya awalnya melihatnya cukup terkejut. Tidak seperti yang saya sangka kalau warga di sini akan sangat santun. Rupanya tak jauh berbeda dengan di barat sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo ungkapkan pendapat kamu...